Izin operasional jet ski ditolak

Lombok Utara (Utarakita) – Izin operasional jet ski yang diajukan salah satu pengusaha Gili Trawangan ditolak. Alasannya, olah raga air ini dikhawatirkan mengancam keberadaan terumbu karang di kawasan Gili Trawangan. Selain itu, jet ski ini dinilai membahayakan aktifitas para penyelam di kawasan tersebut.

Perkembangan pariwisata Lombok Utara memang tengah berkembang pesat. Seiring perkembangan tersebut, muncul sejumlah bisnis pariwisata baru. Salah satunya, bisnis olah raga air, jet ski.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Muhadi M.Hum mengaku sudah menerima permohonan izin pengelolaan wisata air, jet ski, di Gili Trawangan. Hanya saja, permohonan tersebut terpaksa ditolak.

‘’Kami terpaksa menolak permohonan izin tersebut karena olah raga jet ski ini mengancam terumbu karang dan sangat berbahaya bagi para penyelam maupun wisatawan yang tengah snorkling,’’ kata Muhadi di ruangan kerjanya, Selasa.

Menurut mantan Kabag Hukum KLU ini, keberadaan olah raga jet ski ini juga sudah mendapat sorotan dari warga setempat maupun para pengusaha pariwisata lain di Gili Trawangan. Mereka takut kata Muhadi, keberadaan olah raga yang satu ini justru berdampak buruk bagi lingkungan maupun bagi wisatawan.

Lebih jauh dia menjelaskan, untuk soal perizinan, pihaknya bisa mengeluarkan daftar usaha pariwisata (DUP). Nah, DUP inilah yang nantinya diajukan untuk mendapatkan izin operasional.

‘’Untuk izin operasional itu sendiri dikeluarkan bagian perizinan,’’ terangnya.

Muhadi lantas menyarankan, pihaknya akan memberikan DUP jika bisnis olah raga air jet ski tersebut digelar di sekitar kawasan pantai Lombok Utara. Seperti sambungnya, di kawasan pantai Sira atau kawasan Putat, Tanjung.
‘’Asalkan tidak mengganggu aktifitas penyelam dan tidak mengganggu arus lalu lintas laut, kita akan memberikan izin yang dibutuhkan,’’ tandasnya.

Di tempat terpisah, saat ini sudah ada sekitar lima jet ski yang terparkir di salah satu Surf Bar, Gili Trawangan. Hanya saja, pemiliknya belum bisa mengoperasionalkan kendaraan air tersebut karena terkendala izin tadi.

‘’Pemilik jet ski ini sudah mendapat izin dari pihak desa. Tinggal menunggu izin operasional saja,’’ ungkap Salahuding, pemilik Surf Bar.

Soal kekhawatiran mengganggu terumbu karang, Salahuding menyebutkan, olah raga jet ski ini sama sekali tidak mengganggu terumbu karang. Begitu pun halnya soal kekhawatiran mengancam para penyelam.

‘’Kan ada zona untuk menyelam dan ada zona untuk olah raga air. Itu kan tempatnya berjauhan dan sama sekali tidak saling mengganggu,’’ ungkapnya.(Apink Alkaff)

About UTARAKITA

UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda