Tiu Landeang Sejantung, Desa Salut, Lombok Utara, NTB.

Tiu Landean Sejantung, obyek wisata baru Lombok Utara

Lombok Utara (Utarakita) – Tiu Landean Sejantung di Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU) siap men jadi obyek wisata baru. Sayangnya, akses jalan menuju air terjun ini belum bisa dilalui kendaraan roda empat.

Lombok Utara dikenal memiliki sederet daerah tujuan wisata air terjun. Hanya saja, baru air terjun Sindang Gila dan Tiu Kelep di Bayan yang dikenal luas dan banyak dikunjungi wisatawan. Sementara, belasan air terjun lain di KLU ini tidak kalah indahnya. Seperti air terjun Tiu Landean Sejantung misalnya.

Seperti umumnya lokasi air terjun lain, Landean Sejantung ini juga terletak di tengah hutan primer. Dari ibu kota provinsi NTB, Mataram, jarak tempuh menuju lokasi ini sekitar dua jam menggunakan kendaraan. Sedangkan dari kantor Desa Salut, jaraknya hanya sekitar 15 menit dengan mengendarai sepeda motor.

‘’Jalan menuju lokasi air terjun ini baru kita buka sejak setahun lalu,’’ kata Kades Salut, Hartono, Selasa.

Selain Kades Salut, pencarian potensi wisata Lombok Utara kali ini diprakarsai tim ekspedisi Sapuk Putek Lombok Utara yang berjumlah 10 orang. Alhasil, perjalanan menuju tengah hutan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani cukup ramai.

Sempat kata Hartono, dirinya selaku pemuka masyarakat Salut sempat dipanggil pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) terkait pembukaan jalan menuju Tiu Landean Sejantung. Pihak BTNGR khawatir, pembukaan akses jalan tersebut bakal memudahkan pembalakan liar.

‘’Justru setelah dibukanya jalan ini, sekarang tidak ada lagi para pembalak liar yang berani membawa kayu melintasi daerah ini,’’ kata Hartono di lokasi Landeang Sejantung.

Bahkan tegasnya, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan meminta Bupati Lombok Utara untuk membuka dan meresmikan obyek wisata baru ini. Karena ia yakin, jika akses jalan menuju air terjun sudah bagus, akan banyak wisatawan demostik maupun asing yang bakal berkunjung ke Landean Sejantung.

Di tempat yang sama, penasehat tim ekspedisi Sapuk Putek, Ustadz Wildah menambahkan, sudah sepatutnya aparat pemerintah memberikan dukungan terhadap upaya masyarakat yang ingin membuka kawasan wisata baru tersebut. Menurutnya, pembukaan wisata baru ini akan memberikan dampak positif kepada masyarakat setempat.

‘’Insyaallah, dalam waktu dekat ini saya akan membawa siswa MA Sunan Kalijaga untuk kemah di kawasan ini,’’ kata Wildah yang juga Kepala Sekolah MA Sunan Kalijaga ini. (*)

S. Abdullah Alkaff

About UTARAKITA

UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda