Foto bersama kedua calon Bupati dan Wakil Bupati KLU bersama komisioner KPU KLU dan Panwaslu KLU.

Masa Jadi santun, masa Nasa bersemangat, acara KPU khidmat

Lombok Utara (Utarakita) – Genderang pertarungan perebutan kursi nomor satu Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah ditabuh. Gempita pesta rakyat kali kedua ini menaikkan tensi perpolitikan Gumi Tiok Tata Tunak. Setiap pasangan calon yakin akan memenangkan pertarungan.

Kandidat calon Bupati KLU periode 2016-2021 Djohan Sjamsu tampak yakin dengan saktinya angka satu yang selalu diraihnya. Karena pada pesta demokrasi pertama KLU, Djohan sukses terpilih menjadi orang nomor satu KLU. Dan kini, sinyal nomor urut satu yang didapat membuatnya tambah yakin akan peluang memimpin KLU kembali.

Najmul yang selama ini setia mendampingi Djohan selama menjabat Wakil Bupati KLU juga tampak optimis bahwa babak kedua ini adalah miliknya. ”Nomor dua itu seperti suami dan istri, diciptakan berpasangan. Hidup nomor dua,” kata Syarifudin, politis Gerindera asal Kayangan.

Waktu orasi tiga menit yang diberikan penyelenggara KPU KLU pun dimanfaatkan maksimal. Masing-masing calon sudah menyiapkan filosofi dari setiap angka yang akan diraihnya. Bahkan, masa para pendukung masing-masing pasangan calon juga telah menyiapkan sepanduk nomor urut  yang didapatnya.

Menariknya, tahapan pilkada KLU ini digelar dalam suasana khidmat dan kondusif. Meski masa pasangan Nasa datang dengan suara bersemangat, masa pasangan Jadi menyikapinya dengan santun.

Begitu pun halnya ketika kedua masa pasangan ini ketika datang mendaftar. Meski masing-masing masa kedua kubu datang pada menit yang hampir bersamaan, pertemun arus kedua masa ini tidak menimbulkan gesekan. Rupanya, para kandidat calon dan masyarakat Lombok Utara cukup dewasa dalam berpolitik.

Hal itu juga diperlihatkan pasangan Nasa yang datang menghampiri dan menyalami seniornya, pasangan Jadi. Adegan peluk-pelukan pun mendapat respon positif dari kedua masa pendukung. ”

Hingga Ketua KPU KLU Fajar Martha membacakan surat keputusan penetapan para calon, atmosper Lapangan Tanjung tetap khidmat dan bersemangat. ”Seandainya kami tahu masa pasangan kedua calon ini datang pada waktu yang bersamaan, tentu kami akan menyiapkan dua meja pendaftaran. Kami juga sudah mengantisipasi dengan menyeting agar para calon dengan masanya datang pada waktu yang berbeda. Syukur, seluruh proses tahapan pengambilan nomor urut ini berlangsung aman dan kondusif,” beber Fajar kepada Utarakita.com.

Menurut Fajar, kedua calon Bupati KLU ini adalah jagoannya. ”Dulu, keduanya, Djhoan Sjamsu dan Najmul Ahyar adalah jagoan saya,” kata mantan Ketua Tim Pemenangan Djohan – Najmul (Jona) pada Pilkada KLU 2010 lalu. (Apink Alkaff)

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com