Kedua pasang calon Bupati dan bupati bersama komisioner KPU KLU, Panwaslu KLU, dan aparat keamanan foto bareng dalam deklarasi damai Pilkada KLU.

Kedua pasangan calon teken deklarasi damai

Lombok Utara (Utarakita) – Tahapan Pilkada KLU memasuki tahap penandatanganan deklarasi damai dan komitmen integritas. Sesuai aturan kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati KLU ini membacakan deklarasi damai di hadapan ribuan pendukung di Lapangan Umum Tanjung, (27/8).

Sesuai nomor urut, pembacaan komitmen ini diawali pasangan H Djohan Sjamsu dan Mariadi. Dengan tenang dan santun, Djohan membacakan komitmen berintegritas tersebut di hadapan ribuan masyarakat Lombok Utara yang hadir di arena kampanye Lapangan Umum Tanjung.

Dengan rahmat tuhan yang maha esa, kami calon Bupati dan Wakil Bupati KLU berkomitmen menjalankan proses pilkada 2015 secara damai dan demokratis serta berintegritas, transparan, akuntabel, dan bersih tanpa politik uang.

Siap terpilih dan siap tidak terpilih. Serta akan ikut memelihara stabilitas daerah yang kondusif. Baik pada saat tahapan maupun pasca tahapan Pilkada. Selanjutnya, jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati, kami berkomitmen terlibat penuh dalam membangun sistem integritas nasional dan menginplementasikan dalam tataran pemerintahan KLU. Demikian, pernyataan sikap dan komitmen berintegritas ini kami buat dengan sesungguhnya. Jika kami melanggar komitmen ini, kami siap menerima sangksi sesuai peraturan per-undang-undangan yang berlaku.

Selanjutnya, giliran pasangan H Najmul Ahyar – Syarifudin (Nasa) membacakan komitmen berintegritas dalam Pilkada KLU 2015 ini. Naskah yang sama dibacakan Najmul dengan semangat. Najmul juga menegaskan dirinya siap terpilih dan tidak terpilih dalam Pilkada KLU ini.

Di hadapan panitia Pilkada KLU (KPU) dan para saksi, kedua pasangan calon menandatangani komitmen tersebut. Selain Penjabat Bupati KLU, Ashari SH MH, Kapolres Lobar, Ketua DPRD KLU, Ketua KPU, Ketua Panwaslu KLU, dan sejumlah pihak terkait. (*)

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com