Fullmoon party in Surf Bar, Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

10 tips berlibur ke Gili Trawangan

Untuk bisa benar-benar menikmat tiga gili, di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat  dengan cara berbeda, anda harus benar-benar gila. Berikut 10 tips berlibur ketiga gili gili, Lombok.

  1. Jangan datang di bulan Agustus sampai Desember.

Memang sih, everyday is hight seasson in Gili. Tapi pada bulan-bulan tadi, jumlah wisman yang datang ke gili terlalu ramai. Apalagi menjelang tahun baru atau perayaan Nyepi. Mahal dan ramai bro!!!Damn I Love Giligila….

  1. Jangan datang sendiri

Biasanya, pelancong lokal yang jadi keluarga anak pulau berkunjung ke giligila dengan bergerombol atau ajak teman. Datang beramai-ramai dan melakukan hal gila bersama kawan adalah cara seru menikmati kegilaan di giligila. Kalau datang sendiri, pastikan anda sudah menyewa sepeda seharga 60 ribu sehari agar lebih mobile , tidak horni, dan tidak kesepian di keramaian Giligila.

  1. Jangan ikuti gaya anak pantai

Jangan coba-coba mengikuti gaya hidup anak pulau. Mereka tinggal di alam yang aneh. Sekali anda terjerumus, syukur anda bisa kembali.

  1. Jangan belajar surfing

Jangan surfing di pulau ini!!! Kalau kecanduan dan mendapat hasil, anda bisa kena Stokholmsindrom.

  1. Jangan berkompetisi dengan para guide

Untuk mendapatkan perhatian si bule cantik!!!itu bukan hal mudah. Modal bisa bahasa bule tidak cukup untuk bisa mendapatkan si bidadari pirang. Kalau ketiban untung kenal bule yang ngaku dari Norwegia atau Australia, jangan diabaikan, kali aja dia putri duta besar Inggris. Itung-itung robah gen keturunan di Giligila.

  1. Jangan datang malam hari.

Usahaan anda datang sebelum matahari pulang. Sebaiknya, anda sudah berada di kolam renang hotel anda paling telat pukul 16.00 Wita sebelum dinner di pasar seni Giligila. Datang malam hari akan mengaburkan orientasi medan anda saat berlibur ke pulau ini. Apalagi jika anda tidak ditemani seorang rekan atau teman yang mengenal karakteristik pulau itu dengan baik.

  1. Jangan bawa duit pas-passan

Sangu berlibur ke Giligila tidak bisa dibandingkan dengan sangu berlibur ke pantai-pantai di Jawa Tengah. Harga kertas rokok di pulau ini Rp 25 ribu bro. Harga rokok selalu jauh lebih mahal dari bandrolnya. Tapi jangan kuatir, masih ada yang jual sarapan nasi bungkus Rp 10 ribuan di beberapa sudut gang. Masi ada juga kamar penginapan Rp 100 ribu buat yang benar-benar pas-passan. Tapi jangan bawa duit pas-pasan ya!! Repot.

  1. Jangan abaikan fullmoon party

Jangan abaikan fullmoon kalau anda pecinta party. So pasti, tradisi pesta paling tua di giligila ini biasanya digelar malam bulan pernama. Party yang di kelola remaja anak pulau ini tak pernah sepi pengunjung. Sebagian besar pengunjung yang sering ke Giligila akan selalu sepakat bahwa the best moment party in the island adalah fullmoon party in Surf Bar. So…sekali lagi jangan pernah mengabaikan undangan fullmoon party.

  1. Jangan mudah jatuh cinta

Dan yang terakhir, jangan mudah tergoda apalagi jatuh cinta dengan salah satu gadis pirangnya. Hubungan singkat di pulau itu sungguh sangat aneh dan langka. Hubungan atas dasar cinta akan sulit di temui di pulau ini. Mix culture di pulau ini kejam dan mencengangkan. So….jangan mudah tergoda. Keep stay in positif.

Kegilaan yang ke-10 harus anda cari sendiri!. Selamat gila di giligila. (Apink Alkaff)

*dont call us!!!…..if you not crazy….081805224550

 

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com