Tiu Tunjang Dara, air terjun perawan yang tak terjamah

Lombok Utara (Utarakita) – Tiu Tunjang Dara, air terjun perawan di Dusun Lias, Desa Selelos, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, masih perawan dan belum terjamah. Sayangnya, untuk bisa menikmati air terjun setinggi sekitar 150 meter ini, pengunjung membutuhkan peralatan menuruni tebing (refling).
Team Utarakita mencoba menelusuri keberadaan air terjun yang berada di dalam hutan primer kawasan Desa Selelos ini. Untuk bisa mencapai lokasi Tiu Tunjang Dara, pengunjung harus melintasi kawasan hutan dengan sepeda motor selama hampir 20 menit dari Dusun Lias, Desa Selelos.
Meski jalan setapak ini tak beraspal, akses menuju menuju lokasi ini tidak terlalu sulit. Hanya saja, tempat memarkir kendaraan yang ada masih di tengah hutan.
Karena akses jalan menuju bagian bawah air terjun ini belum tersedia, pengunjung hanya bisa menikmati air terjun perawan ini dari bagian atas. Sementara akses jalan menuju bagian bawah air terjun belum ada.
Sempat team Utarakita mencoba membuka jalur menuju bagian bawah air terjun Tunjang Dara. Tak kurang dari tiga jam team ini merambah hutan dan sempat tersesat di dalam gelapnya rimba. Selain itu, hari yang mulai gelap memaksa team mengakhiri pencarian dan pembukaan jalur menuju bagian bawah air terjun Tunjang Dara.
Alhasil, pembukaan jalan menuju air terjun ini terhenti di ujung tebing yang tak bisa dilewati. Syukurnya, sejumlah pemuda setempat yang menjadi penunjuk jalan masih bisa membawa team kembali ke parkiran sepeda motor. ‘’Memang, akses jalan menuju bagian bawah air terjun belum ada. Warga sini saja belum pernah ke bawah air terjun itu,’’ kata Herman, salah satu tokoh muda Dusun Lias, Selelos.
Kendati belum menemukan akses jalur menuju bagian bawah air terjun, team Utarakita menemukan puluhan pohon adat keruing di kawasan hutan Selelos ini. Pasalnya, hasil penelitian ahli botani Universitas Mataram menyebutkan, pohon endemik yang disakralkan warga Lombok Utara ini hanya ada hutan primer Desa Santong dan hutan Desa Salut. (Apink Alkaff)

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com
  • Khairul Si Oemar Bakrie

    Infonya kagak jlas bang min

    • jamaah

      cotack PEMRED

    • Ihsan Culun

      air terjunnya memang masih perawan
      dan warga lokal pun jarang yang turun langsung ke air terjunnya
      kebanyakan langsung ke atas air terjunnya
      di karenakan akses jalan yang masih terjal

  • Wow.. air terjun perawan ? dan tim utarakita belum mampu menjebol air terjun perawannya.. hahah next expedition dah… artinya blum ada yang pernah sampai kesana.. ayo.. siapa yang mau jebolin perawan air terjun ini..

  • Ihsan Culun

    mohon maaf bang admin
    saya ihsan dari utara
    saya anggota tim UKP3 AMAN NTB,
    setau saya nama lokal air terjun ini di desa selelos (wilyah adat bebekeq) yaitu
    AIR TERJUN ERAT TENGAK,
    sesuai nama yang di berikan oleh mangku bebekeq dan penunjuk jalan kami dalam hal ini pak SUDIRMAN
    selaku ketua adat wet adat Bebekeq,

    ini saya sertakan penampakan air terjun nya

    ini kontak saya
    ihsan
    081917057944