Ketua Lembaga Riset Nusantara (LRN), Itratip ST MT.(photo; dok Itratip)

Pasangan Jadi Lebih Populer Ketimbang Nasa – UTARAKITA

Lombok Utara – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) H Djohan Sjamsu-Mariyadi (Jadi) lebih dikenal ketimbang pasangan H Najmul Ahyar-Syarifudin (Nasa). Survei yang dilakukan Lembaga Riset Nusantara (LRN) menyebutkan, 94,8 persen warga Lombok Utara mengaku mengenal pasangan Jadi. Sedangkan 92,0 persen warga KLU mengaku kenal pasangan Nasa.

Artinya, 5,2 persen warga Lombok Utara belum mengenal pasangan Jadi dan 8,0 persen warga KLU belum mengenal pasangan Nasa. ‘’Tingkat kepercayaan masyarakat dalam survei dengan metode yang kami lakukan ini 95 persen dengan margin error sekitar lima persen,’’ ungkap Ketua LRN, Itratip ST MT kepada Utarakita.com, Sabtu (12/9).

Lulusan Program Magister Teknik Pengairan Universitas Brawijaya Malang ini menjelaskan, LRN juga melakukan penyelidikan terhadap popularitas kedua pasangan calon. Termasuk survei terkait respon (suka dan tidak suka) masyarakat dengan kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati KLU.

Hasilnya pun cukup mengejutkan. Sebanyak 92,6 persen mengaku suka dengan pasangan Djohan-Mariadi dan 90,2 persen warga KLU mengaku suka dengan pasangan Najmul-Ahyar. Angka ini otomatis menunjukkan, sebanyak 7,4 persen warga Lombok Utara tidak suka dengan pasangan Jadi dan 9,8 persen warga KLU mengaku tidak suka dengan pasangan Nasa.

Lebih jauh dijelaskan Itratip, survei atas 610 responden yang tersebar di 33 desa dan lima kecamatan se-KLU ini dilakukan 6 sampai 12 Agustus 2015 lalu. ‘’ Survei yang kami lakukan ini menggunakan metodologi multistage random sampling,’’ terang Itratip yang kini menjadi Dekan Fakultas Teknik Lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Mataram. (Apink Alkaff)

 

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com