Abu Khurayra Al Kazakh Tenar di Sosial Media Setelah Wafat – UTARAKITA

Abu khurayra al kazakhCowok ganteng ini adalah Singa Islam”

Namanya As Syahid Abu Khurayya Al Kazakh. Pasukan muda 19 tahun asal Kazastan yang berjuang bersama pasukan Jihad di Syria. Dan kini, telah syahid menjemput bidadari-bidari di surga.
Andaikan di Korea atau Indonesia mungkin pria berwajah tampan ini sudah menjadi artis. Ialah Singa Islam yang berlaga di medan perang dan bukan di panggung hiburan.

Itulah keterangan sebuah foto dari seorang pengguna account facebook bernama Abu Zahra Assyifa. Postingannya tersebut hingga saat ini telah di share 2.364 orang. Memang benar dari beberapa photo yang di-share juga semasa hidupnya, anak muda ini telah dianugrahi wajah rupawan. Dan dari berbagai berita yang kami rangkum, kabar syahidnya Abu Khurayra datang bersama dengan kabar sedih syahidnya dua lagi mujahidin lain yang berasal dari Tajikistan dan Dagestan yang dilaporkan gugur ketika melancarkan jihad di Suriah.

Menurut Akhbar Sham, sebuah laman web berbahasa Rusia yang mendukung Jaish Al-Muhajirin wal Ansar, satu kelompok mujahidin asing yang dipimpin oleh komandan dari Kaukasus (Russia), bahwa Abu Khurayra Al-Kazakh, Abu Ahmad Al-Tajik, dan Ismail Al-Dagestan telah gugur syahid di Suriah. Ketiganya dikabarkan berjuang bersama Jaish Muhajirin wal Anshar, Abu Ahmad Al-Tajik bertempur di Brigade Imarah Kaukasus.Al-fatihah.

Sejak hari pertama berjihad, dia dikabarkan sudah terlihat seperti di rumah sendiri. Dia merupakan salah seorang dari mujahidin yang masih muda dan memiliki kharisma.Orang banyak menggambarkan dia sebagai pribadi ceria dan cerdas. Dia dengan senang hati bergabung dalam percakapan dalam diskusi-diskusi dengan rekannya, tapi tetap lembut dan santun, tanpa melelahkan dirinya sendiri atau pun menyakiti hati teman-temannya. Dia juga disebut, hampir tidak menceritakan apa-apa tentang dirinya, sebagaimana yang biasa dilakukan oleh kebanyakan Mujahidin lainnya.

Ada kebiasaan seseorang Mujahidin menggunakan nama palsu ketika berjihad. Biasanya nama palsu mereka ditambah dengan nama negara asal mereka. Dalam nama Abu Khurayra,  Al-Kazakh itu menandakan bahwa dia datang dari Kazakhstan. Oleh karena itu, boleh disimpulkan bahawa Abu Khurayra (Huraira) bukanlah nama sebenar mujahid ini.

Di sini juga ingin diterangkan, memandangkan dalam bahasa Rusia tidak ada konsonan yang berbunyi seperti H,  mereka  menggunakan Kh (Rusia: X) untuk menggantikan H dalam nama Huraira. Artinya, bila ia diterjemahkan ke huruf bahasa Inggris, tulisan nama Huraira bertukar menjadi Khurayra.

Walaupun Akhbar Sham tidak mencamtumkan tanggal tepat gugurnya Abu Khurayra di Syria, namun melalui video mereka yang upload di Youtube pada 23 Maret 2014 (video itu direkam pada 17 Maret 2014 ketika pertempuran itu berlangsung di Allermoun, Aleppo), seorang Mujahidin bertanya kepada rakannya yang lain “Siapa yang syahid?” dan rakannya itu menjawab “Abu Khurayra (Huraira) al-Kazakh”. Mujahidin yang lain turut memberitahu yang jasad syuhada Abu Khurayra berbau harum.

Itu saja yang mampu diketahui tentang dia. Satu perjalanan hidup yang cukup singkat, namun mujahid muda ini meninggalkan jejak yang begitu benderang di hati rekan-rekan seperjuangannya. Selamanya.(*)

Sumber : http://piisumut.blogspot.co.id/

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About Opick Mataram Web

Opick Mataram Web
Owner Mataramweb.com sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pembuatan website di daerah Mataram Lombok, lulusan amikom mataram 2012. saat ini dipercaya sebagai web master utarakita.com sekaligus sebagai kontributor.