Hangatnya suasana kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati KLU H Djohan Sjamsu-Mariadi (Jadi) di Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, KLU, Selasa (15/9).

Hangatnya Kampanye Pasangan Jadi di Kayangan – UTARAKITA

‘’Dukung kami, maka kami akan buktikan bahwa kami lebih baik’’

Politik santun yang dilakukan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) H Djohan Sjamsu-Mariadi (Jadi) begitu terlihat. Suasana hangat dan nuansa penuh kekerluargaan mewarnai jalannya kampanye tatap muka hari kedua pasangan Jadi di rumah salah seorang warga di Dusun Karang Lande, Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, sekitar pukul 14.00 Wita, Selasa (15/9).

Calon Wakil Bupati KLU Mariadi, saat menyampaikan orasi politik di hadapan ratusan warga Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan.

Calon Wakil Bupati KLU Mariadi, saat menyampaikan orasi politik di hadapan ratusan warga Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan.

Apink Alkaff – Lombok Utara

Sesuai ketentuan kampanye tatap muka, sekitar 300 pendukung pasangan Jadi berkumpul di rumah Abdul Aziz Paradi, tokoh muda Kayangan. Tidak seperti kampanye sebelumnya, kali ini masa Jadi duduk bersila di bawah rindang pohon mangga. Suasana santai dan penuh keakraban inilah yang menambah hangat arena kampanye.

Sebagai politisi tuan rumah, orasi politik pembuka disampaikan Djekat dari Partai Golkar. Seperti biasa, anggota dewan Lombok Utara dua periode yang akrab disapa Amaq ini menyampaikan orasinya dalam bahasa Sasak dengan dialek khas Kayangan.

Ketokohan seorang Djekat pun terlihat disini. Diawal orasinya, Djekat sempat mengisahkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam memimpin umat. Hal ini disampaikan agar masyarakat Lombok Utara lebih yakin dalam menentukan pilihannya.

Menurutnya, terlalu naif jika ada warga Lombok Utara yang mengaku tidak merasakan pembangunan selama lima tahun terakhir ini. ‘’Pengalaman pasangan Jadi dalam memimpin Lombok Utara sudah terbukti. Jangan berpikir macam-macam, lihatlah buktinya. Kita yakin, H Djohan Sjamsu dan Mariadi akan mampu berbuat lebih baik lagi untuk Lombok Utara,’’ ungkapnya.

Suasana kekeluargaan dalam kampanye tatap muka pasangan Jadi terlihat dari raut wajah masa pendukungnya di Desa Kayangan, Kayangan, KLU.

Suasana kekeluargaan dalam kampanye tatap muka pasangan Jadi terlihat dari raut wajah masa pendukungnya di Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, KLU.

Selanjutnya, giliran Ardianto SH yang menyampaikan orasi politiknya. Seperti biasa, politisi Partai Hanura ini selalu tampil dengan menyuguhkan data dan fakta. Ketua Komisi 1 DPRD KLU ini tidak ingin, warga Lombok Utara terjebak dalam jargon-jargon politik yang justeru bisa menyesatkan masyarakat KLU kedepan. ‘’Di awal terbentuk KLU, pendapatan asli daerah kita hanya Rp 6 miliar. Sekarang, PAD KLU sekitar Rp 96 miliar,’’ sebutnya.

Ia meminta, warga Kayangan khususnya, dan Lombok Utara pada umumnya jangan terbuai dengan kata perubahan. Karena menurutnya, apa yang sudah dilakukan Djohan Sjamsu selama menjadi bupati sudah sangat baik. Tinggal sekarang, pasangan Jadi ini akan melanjutkan program-program yang baik tersebut. ‘’Dari seluruh kabupaten/kota pemekaran di Indonesia, KLU satu-satunya kabupaten yang mendapat predikat wajar tanpa pengecualian dalam pengelolaan keuangan dan administrasi daerah. Prestasi ini diperoleh dibawah kepemimpinan Djohan Sjamsu,’’ ungkapnya.

Dan yang terakhir, orasi disampaikan Mariadi. Ketua DPRD KLU dua periode ini juga banyak membeberkan prestasi yang telah diraih Lombok Utara selama kepemimpinan Djohan Sjamsu. Hebatnya, orasi yang disampaikan Mariadi ini sanggup mencairkan suasana.

Suasana kampanye tatap muka pasangan calon Jadi di Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, KLU.

Suasana kampanye tatap muka pasangan calon Jadi di Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, KLU.

Dengan gaya orasinya yang sesekali menggunakan bahasa Sasak dialek Bayan, Mariadi mampu membuat masa pendukungnya tersenyum dan tertawa lebar. Sesekali juga, semangat ratusan masa Jadi ini dibuat terbakar oleh orasi politisi Partai Golkar ini. Alhasil, arena kampanye tatap muka pun terdengar semarak oleh tepuk tangan para pendukung pasangan Jadi ini.

Hangatnya politik santun paket calon Jadi ini makin terasa di arena kampanye kedua hari di yang sama. Sekitar pukul 16.00di Wita, rombongan pasangan calon Jadi ini diterima ratusan warga Dusun Rebakong, Kecamatan Kayangan.

Di halaman rumah salah seorang warga setempat ini, rombongan pasangan Jadi diterima dengan penuh antusias.‘’Penyambutan dan antusiasme warga Rebakong menyambut kami sangat luar biasa,’’ ungkap Akarman, Ketua Tim Pemenangan Jadi tingkat kabupaten.

Ibu-ibu pendukung setia pasangan Jadi berpose bersaman Hjh Galuh Nurdiah, anggota DPRD KLU sekaligus istri H Djohan Sjamsu di arena kampanye tatap muka di Kayangan, KLU.

Ibu-ibu pendukung setia pasangan Jadi berpose bersaman Hjh Galuh Nurdiah, anggota DPRD KLU sekaligus istri H Djohan Sjamsu di arena kampanye tatap muka di Kayangan, KLU.

Di Rebakong, orasi politik disampaikan Zarkasi, Datu Rahdin Jayawangsa, dan Djohan Sjamsu. Tidak saja warga Rebakong yang antusias menyambut calon pemimpinnya, tetapi suasana hangat dan penuh keakrabatan ini membuat Djohan Sjamsu teringat masa lalunya. Dimana Djohan Sjamsu kecil sering dibawa ayahandanya, H Muhsin berkunjung ke Dusun Rebakong. ‘’Waktu masih kecil, saya sering main kesini,’’ kenang Djohan.

Saking hangat dan akrabnya suasana, warga setempat meminta agar acara kampanye tatap muka ini dilanjutkan kembali setelah salat magrib. Hanya saja permintaan warga itu tidak bisa terpenuhi. Sebagai penutup, warga Rebakong pun berebut menyalami pasangan Jadi seperti saat mereka menyambutnya.(*)

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com