Para tersangka pemakai narkoba yang digerebek di Karang Bagu. (photo: Arawali Anandai)

Karang Bagu Dibidik, 14 Pemakai Sabu Diciduk – UTARAKITA

 MATARAM – Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, Polda NTB, dan Polres Mataram unjuk taring. Kali ini, giliran Karang Bagu, Cakranegara, Kota Mataram dibidik petugas gabungan. Hasilnya, 14 orang yang diduga pemakai narkoba jenis sabu digelandang petugas sekitar pukul 11.00 Wita, Selasa (6/11).

Dalam aksinya, tim gabungan bersenjata ini bergerak cepat dan mengepung rumah salah seorang warga berinisial OY. Dari rumah itu, petugas mendapati sejumlah alat hisap. Antara lain, bong, pipet, pastik klip bening, dan korek gas.

Barang bukti yang diamankan di tempat kejadian perkara. (photo: Arawali Anandai)

Barang bukti yang diamankan di tempat kejadian perkara. (photo: Arawali Anandai)

Kepala BNN Provinsi NTB, Kombes Pol Sriyanto kepada wartawan menjelaskan, bidikan sasaran operasi kali ini memang hanya satu tempat. Namun, di lokasi tersebut ada 14 orang yang diamankan. Dengan rincian, 11 laki-laki dan tiga perempuan. ‘’Semuanya positif menggunakan narkoba,” terang Sriyanto, Rabu (7/11).

Penggerebekan ini jelasnya, diawali dari laporan masyarakat. Selanjutnya, petugas BNN berkoordinasi dengan Polda NTB dan Polres Mataram. Rabu siang (7/11) petugas gabungan ini pun bergeser dan ke lokasi pesta narkoba tersebut.

Saat mengeledah rumah OY, petugas menemukan sekelompok orang yang sedang duduk melingkar. ‘’Disamping mereka ada beberapa pipet dan plastik bening yang diduga sisa sabu. Waktu kami tangkap mereka berada dalam satu rumah,” jelasnya.

Hanya saja, saat penangkapan itu petugas tidak menemukan narkoba jenis apapun. Polisi hanya mengamankan plastik sisa bungkusan narkoba jenis sabu yang disembunyikan sejumlah pelaku.

Polisi menduga, kawanan itu baru saja selesai menggunakan narkoba jenis sabu. Untuk mencari barang bukti, petugas sempat menggeledah 14 pelaku. Sayangnya, polisi kembali tidak mendapatkan apa-apa. Tidak sampai disitu, petugas menggunakan anjing pelacak untuk mengendus keberadaan narkotika.

Namun, usaha itu gagal. Mereka hanya mendapati bong, puluhan kilp plastik bening, dan korek api yang ditemukan di sudut rumah OY. ”Dari 14 orang ini belum diketehaui apakan mereka ini pemakai saja atau pengedar. Kami masih dalami,” terang dia.

Ada dugaan sambung Sriyanto, beberapa pelaku yang diamankan terindikasi pengedar, terutama pemilik rumah. Sebab kata dia, petugas menemukan banyak klip plastik bening yang biasa digunakan untuk memoket sabu. ”Kalau ada plastik bening dalam jumlah banyak, biasanya dia pengedar. Hanya barang bukti saja belum kami dapatkan,” bebernya.

Untuk memastikan 14 pelaku statusnya pemakai atau pengedar, BNN akan melakukan pemeriksaan mendalam. Disamping itu, pihaknya akan mencari informasi dari polisi maupun jaksa. Apakah mereka ini termasuk jaringan yang diburu selama ini.

Sriyanto berjanji pihaknya akan terus mendalami siapa pelaku dibalik peredaran narkoba di Karang Bagu ini. ‘’Kami mendapat informasi dari masyarakat di kawasan Karang Bagu ini rawan peredaran narkoba,’’ imbuhnya. (arawali anandai)

Editor: Apink Alkaff

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About UTARAKITA

UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda