Lomba Jukung di Pantai Braringan, Kayangan, Lombok Utara. (photo: Supaq)

Meriah, Lomba Jukung Lombok Utara – UTARAKITA

Lombok Utara – Pagelaran lomba Jukung (perahu-red) Kabupaten Lombok Utara (KLU) meriah. Ribuan warga Lombok Utara tumpah ruah di arena yang kali pertama digelar Pemerintah KLU di Pantai Tanjung Sampanan Dusun Beraringan, Kayangan, Lombok Utara, Selasa pagi (03/11) ini.

Jajaran Muspida Kabupaten Lombok Utara. (photo: Supaq)

Jajaran Muspida Kabupaten Lombok Utara. (photo: Supaq)

Gawe laut ini tergolong cukup sukses. Meski baru pertama kali digelar, pesertanya mencapai 95 orang dari lima kecamatan se-KLU. Lomba ini dibagi tiga kategori. Yaitu, kategori kantir ganda kayu yang diikuti 46 peserta, kategori kantir ganda fiber, 16 peserta, dan kategori kantir sebelah, 33 perserta.

Ribuan masyarakat yang tumplek di bibir pantai Beraringan ini tampak antusias menyaksikan jalannya lomba. Bahkan, lomba yang cukup atraktif ini mampu menyedot perhatian wisatawan yang tak sengaja melalui jalanan Tanjung-Bayan. Beberapa wisatawan asing maupun lokal menyempatkan diri menyaksikan adu kecepatan sampan nelayan secara langsung ini terlihat bersemangat.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Ir Hermanto menjelaskan, tujuan dan manfaat kegiatan ini. Menurutnya, even ini digelar meningkatkatkan semangat cinta bahari di kalangan nelayan, serta meningkatkat kepedulian, kesadaran, dan semangat gotong royong dalam menjaga sumber daya kelautan generasi muda,’’ jelas Hermanto yang juga Kadis Pertanian, Perkebunan, Kelautan, dan Kehutanan KLU.

Tim SAR KLU mengawal jalannyLomba Jukung Lombok Utara. (photo: Supaq)

Tim SAR KLU mengawal jalannyLomba Jukung Lombok Utara. (photo: Supaq)

Dalam kesempatan yang sama, Penjabat Bupati KLU H Azhari mengajak masyarakat KLU khusunya para nelayan dan masyarakat pesisir menjaga kesenjangan sumber daya alam. “Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin mengajak kita semua, khusunya para nelayan di Lombok Utara untuk bersama-sama mewujudkan pengelolaan pesisir dan laut yang bertanggung jawab,’’ kata Azhari.

Tak hanya masyarakat sekitar yang antusias memeriahkan gawe ini, para peserta juga tak kalah bersemangat dalam berpartisipasi. Saking semangatnya, jukung salah satu peserta terbalik dan tidak dapat melanjutkan perlombaan. Syukurnya, dengan sigap tim penyelamatan laut dari Basarnas dan Polairut Polda NTB mengevakuasi cepat perserta yang tercebur.

Salah satu peserta Lomba Jukung yang terbalik. (photo: Supaq)

Salah satu peserta Lomba Jukung yang terbalik. (photo: Supaq)

Secara terpisah, Ketua Pawang Rinjani Utara, Pramuhadi memberikan apresiasi positif kegiatan tersebut. Menurutnya, Pemda KLU sudah sepatutnya memberikan dukungan penuh atas kegiatan-kegiatan lingkungan seperti ini. ‘’Ketika kita mampu menyandingkan program kemaritiman dengan semangat pelestarian lingkungan dan budaya, Insyaallah lomba-lomba serupa bakal mendapat sambutan positif. Baik dari masyarakat Lombok Utara maupun wisatawan mancanegara,’’ kata Pramuhadi. (Supaq Fahmi)

Editor: Apink Alkaff

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About Supaq

Supaq
Lahir di Surabaya bulan April, namun sejak tahun 2002 hijrah ke Lombok dan sekarang tinggal di Lombok Utara.