Goa Susu, salah satu obyek unik dan menarik yang harus dicoba. (photo: Apink Alkaff)

Tujuh Alasan Memilih Jalur Torean – Rinjani – UTARAKITA

Banyak jalur menuju Rinjani. Dari Lombok Utara, ada Jalur Senaru, Jalur Torean, Jalur Santong, Jalur Sambik Elen, Jalur Gumantar, dan Jalur Semokan. Sedangkan dari Lombok Timur, ada Jalur Sembalun dan Jalur Timbah Nuh. Sementara dari Lombok Tengah baru ada Jalur Benang Setokel dan dari Lombok Barat ada Jalur Aik Nyet yang sangat jarang dipilih lantaran jauh.

Cozzy Times di Danau Segara Anak sambil menikmati atraksi fantastic Gunung Baru Jari Rinjani yang mengeluarkan lava api. (photo: Fahmi Supaq)

Cozzy Times di Danau Segara Anak sambil menikmati atraksi fantastic Gunung Baru Jari Rinjani yang mengeluarkan lava api. (photo: Fahmi Supaq)

Apink Alkaff – UTARAKITA.COM

Hingga saat ini, baru Jalur Sembalun, Jalur Senaru, dan Jalur Benang Setokel yang resmi dibuka. Padahal, tidak ada ruginya jika semua jalur pendakian ke Rinjani ini dibuka secara resmi.

Disamping akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar lereng pintu pendakian, dibukanya jalur-jalur baru menuju Rinjani akan menambah khasanah dan pilihan bagi wisatawan asing.

Yang tak kalah pentingnya, setiap jalur menuju Rinjani akan memberikan pengalaman dan keunikan tersendiri bagi setiap pendaki. Karena tujuan bukan yang utama, tetapi proses menuju puncak juga akan memberikan sensasi spesial bagi pengunjung. Intinya, segudang kebaikan akan lebih dinikmati masyarakat Lombok, terutama masyarakat di sekitar lereng Gunung Rinjani jika pintu-pintu pendakian baru ini dibuka. Sehingga kedepan, dampak dan makna penghargaan ekowisata yang pernah diraih Rinjani bisa benar-benar dirasakan masyarakat luas.

Goa Susu, salah satu obyek yang menawarkan kenikmatan mandi di Jalur Torean. (photo: Apink Alkaff)

Goa Susu, salah satu obyek yang menawarkan kenikmatan mandi di Jalur Torean. (photo: Apink Alkaff)

Dari semua daerah di Lombok, hanya Lombok Utara yang memiliki paling banyak jalur masuk menuju Danau Segara Anak. Istimewanya, Jalur Senaru, Bayan, Lombok Utara adalah pintu masuk yang paling digemari wisatawan asing. Hampir sebagian besar pendaki yang berkunjung ke Rinjani masuk dari pintu Senaru, Bayan ini. Kini, dampak positif wisata pendakian bagi warga Senaru dan sekitar pun sudah terlihat.

Padahal, di bandingkan Jalur Senaru, Jalur Torean, Desa Loloan, Lombok Utara memiliki tujuh kelebihan. Berikut tujuh alasan memilih Jalur Torean sekaligus tujuh alasan Pemda Lombok Utara membuka secara resmi jalur ini.

 

  1. Selain menyuguhkan keindahan Lembah Sangkareang yang berdinding great wall Pelawangan Sembalun dan Senaru, jalur Torean-Rinjani juga lebih singkat di banding jalur lain. Waktu tempuh standar dari pintu hutan menuju Danau Segara Anak bisa ditempuh hanya delapan jam.
  2. Di sepanjang Jalur Torean ini pendaki akan disuguhkan empat air terjun putih nan perawan dan tak terjamah.
  3. Meski tidak bisa menyentuh air terjunnya, pendaki akan terpuaskan dengan mandi air belerang panas (bekalak) beberapa kali sebelum sampai Danau Segara Anak.
    Great Wall Sangkareang. (photo: Apink Alkaff)

    Great Wall Sangkareang. (photo: Apink Alkaff)

  4. Jalur Torean ini sangat efektif untuk program spesial dua hari satu malam di Danau Segara Anak. Naik dari Torean, turun di Senaru. Artinya, jalur ini pas banget bagi wisatawan asing maupun lokal yang tidak memiliki waktu banyak berlibur di gunung.
  5. Karakter Jalur Torean ini lebih variatif ketimbang jalur lain. Ada trek hutan hujan tropis, trek sabana, trek batu, trek melintasi sungai, dan singgah di dua goa (Goa Batu Bodo dan Goa Segara Urung) sambil menikmati kopi campur kayu manis.
  6. Ketersediaan air sebagai sumber kehidupan pendaki di jalur ini lebih dari cukup. Meski musim kemarau, selalu ada air di Pos Gereneng, Pos Banyu Urip, dan pos-pos di sepanjang aliran sungai Kokok Putek (sungai putih, red).
  7. Pulang melalui Jalur Torean ini, wisatawan tidak perlu repot-repot mendaki terjalnya dinding menuju Pelawangan Senaru maupun Pelawangan Sembalun.
    Dinding perkasa Bukit Penyesalan-Pelawangan Sembalun. (photo: Apink Alkaff)

    Dinding perkasa Bukit Penyesalan-Pelawangan Sembalun. (photo: Apink Alkaff)

Jika saja Pemda Lombok Utara berpikir sejenak untuk membuka Jalur Torean-Rinjani ini, tentu ribuan masyarakat Torean Desa Loloan akan sangat berterimakasih kepada penguasanya. Disamping itu, dibukanya jalur eksotik ini akan memberikan kebaikan dan dampak luas untuk Lombok Utara secara khusus dan Nusa Tenggara Barat secara umum. ‘’Kami sangat siap untuk merespon dan melayani setiap pendaki yang ingin melakukan pendakian dari Jalur Torean ini,’’ kata Amak Anto, salah satu porter asal Torean kepada Utarakita.com saat melakukan pendakian bareng 6-8 November 2015 lalu. (*)

 

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com