Pelawangan Sembalun, Rinjani. (photo: Apink Alkaff)

Cuaca Ekstrim, Pendakian Rinjani Ditutup Sementara

LOMBOK – Pendakian menuju Taman Nasional Gunung Rinjani ditutup sementara mulai 2 Februari 2016 ini. Alasannya, lantaran cuaca ekstrim dengan curah hujan yang cukup tinggi. ‘’Benar mas, untuk sementara pendakian ke Rinjani ditutup kembali,’’ kata Budi Soesmardi, Kepala Pos BTNGR Senaru, Lombok Utara kepada Utarakita.com (1/1).

Berikut surat Balai TNGR No S 174/BTNGR-1/2016 tanggal 1 Februari 2016 tentang “PENUTUPAN JALUR PENDAKIAN KE GUNUNG RINJANI”

Sehubungan dengan kondisi cuaca di lapangan yang ekstrim dan hasil kosultasi dengan Stasiun Klimatologi Klas 1 Kediri NTB, maka bersama ini disampaikan bahwa :

  1. Secara umum cuaca di Prov NTB saat ini khususnya di Kawasan TNGR mengalami kondisi angin barat dan MJO (Madden Julian Oscillation – penambahan gugusan uap air yang menyuplai dalam bentukan awan hujan) yang berakibat pada peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai petir dan angin kencang untuk beberapa waktu ke depan.
    Keadaan tersebut mengkuatirkan bagi keselamatan serta kenyamanan pengunjung yang akan melakukan pendakian.
  2. Memperhatikan pada point (1) maka terhitung mulai Selasa tanggal 2 Februari 2016 pukul 00.00 WITA, kegiatan pendakian ke Gunung Rinjani ditutup dari segala aktifitas pendakian.
  3. Penutupan jalur pendakian juga dimaksudkan untuk pemulihan (recovery) ekosistem dan pemeliharaan jalur pendakian.
  4. Pembukaan jalur pendakian akan dilakukan setelah mempertimbangkan keadaan cuaca saran serta masukan dari Stasiun Klimatologi Prov NTB dan pihak pihak lain yang berkompeten.

Demikian disampaikan, atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Apink Alkaff

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About UTARAKITA

UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda