Pelawangan Rinjani jalur selatan. (photo: Bro Sandy)

Rinjani Menuju UNESCO Global Geopark

Selangkah lagi, Taman Nasional Gunung Rinjani bakal menyandang gelar internasional baru. Tentunya, setelah melewati penilaian dari dua asesor (penilai) UNESCO (UN Educational, Scientific and Cultural Organization) Global Geopark (UGG) dan dua observer (peninjau) Malaysia.

Kedua asesor UGG itu adalah Maurizio Burlando (Italy) dan Soo Jae Lee (Korea). Sedangkan dua observer-nya Prof Ibrahim Komoo, dan DR Nurhayati dari Malaysia. Rencananya, keempat penilai dan peninjau ini akan menilai mengevaluasi kesiapan Rinjani menjadi geopark dunia di Lombok mulai 17 Mei 2016 ini. Nantinya, mereka akan melakukan penilaian dan evaluasi di beberapa titik kawasan Rinjani National Park. Hasilnya, akan dibacakan di kongres UNESCO Global Geopark di Inggris.Prescon Geopark Rinjani Lombok Menuju Geopark Dunia di kantor Budpar NTB, Jumat (13/5).

Prescon Geopark Rinjani Lombok Menuju Geopark Dunia di kantor Budpar NTB, Jumat (13/5).  Dari Kiri, Ketua Bappeda NTB Chairul Mahsul, Yunus Kusuma Brata, Staf Ahli Kementerian ESDM, dan HM Faozal, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan NTB .

Sayangnya,  tim asesor maupun peninjau ini hanya melihat kaki-kaki dan sebagian kecil kawasan Rinjani saja. Mereka tidak dijadwalkan melihat geosite Segara Anak atau geosite Gunung Baru secara langsung. Mereka hanya berkeliling melakukan riset dan evaluasi di Loteng, Sembalun, Senaru, Bayan, dan beberapa geosite lain di kawasan Lombok Utara.

Dalam prescon Geopark Rinjani Lombok menuju Geopark Dunia, Ketua Bappeda NTB, Chairul Mahsul berharap, impian meningkatkan status Rinjani menjadi geopark dunia bisa terwujud tahun  ini. ‘’Jika tidak kali ini, kapan lagi Rinjani bisa mendapat kesempatan menjadi geopark dunia,’’ ungkap Chairul yang juga General Manager Rinjani National Geopark.

Rinjani termasuk salah satu nasional geopark yang kali pertama diusulkan menjadi geopark dunia. Hanya saja, selama ini selalu ada kendala yang menghalangi. Terutama kendala politis.

Di Indonesia, saat ini ada dua taman nasional yang mendapat status geopark dunia, Gunung Batur, Bali dan Gunung Sewu, milik tiga kabupaten di Jawa.

Jalur Selatan Rinjani. (photo: Bro Sandy)

Jalur Selatan Rinjani. (photo: Bro Sandy)

Jika Rinjani meraih predikat elit dari UGG tadi, mata dunia akan kian tertuju kepada Rinjani. Maklum, saat ini saja, Rinjani sudah menjadi gunung idaman pendaki dunia. ‘’Salah satu keuntungan menjadi geopark dunia, Rinjani akan mendapat promosi gratis besar-besaran di pentas geopark dunia,’’ jelas CM, sapaan akrab Chairul.

Manfaat lainnya sambung CM, predikat itu akan menjadi kebanggaan warga Lombok khususnya, dan Indonesia pada umumnya. CM kembali berharap, kali ini Rinjani bisa menyandang gelar bergengsi dunia itu.

Sementara itu, isu keamanan dan sampah di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dipastikan bakal menjadi salah satu sorotan khusus dalam penilaian dan evaluasi dari UGG. Kali ini, pemandu wisata para asesor dan observer ini harus benar-benar memahami kawasan Rinjani, termasuk sosial budayanya. ‘’Saya berharap, kawan-kawan wartawan bisa menemani tim aksesor selama keliling di Lombok,’’ kata Kadis Pariwisata dan Kebudayaan NTB HL Muh Faozal usai prescon. (*)

Apink Alkaff

 

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com