Brand baru pariwisata Lombok Sumbawa.

Ini Brand Baru Pariwisata NTB: Lombok Sumbawa OK, I Feel Good

Mataram – Lombok Sumbawa OK, I Feel Good, akan menjadi brand atau merk dagang baru pariwisata Nusa Tenggara Barat. Dari 11 pilihan yang disodorkan, brand baru dengan tagline I Feel Good ini dipilih mayoritas peserta Focus Group Discussion (FGD) kedua Penyusunan Strategi Destinasi Branding untuk Lombok Sumbawa di Hotel Lombok Raya, mulai pukul 08.00 sampai 16.30 WITA, Jumat (3/6).

Peserta FGD kedua Penyusunan Strategi Branding Lombok Sumbawa di Hotel Lombok Raya, Mataram.

Peserta FGD kedua Penyusunan Strategi Branding Lombok Sumbawa di Hotel Lombok Raya, Mataram.

Seperti FGD pertama, FGD kedua penyusunan strategi destinasi branding baru ini dihadiri para pemangku kebijakan terkait, konsultan Kementerian Pariwisata RI, pelaku wisata, budayawan, seniman, dan wartawan.

Dalam sambutan singkatnya, Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin banyak memaparkan kelebihan-kelebihan pariwisata Lombok Sumbawa ketimbang negara tetangga. Khususnya, Malaysia dan Filipina. ‘’Potensi pariwisata kita jauh lebih bagus dari negara-negara tetangga. Tetapi dalam pariwisata dunia, saat ini Indonesia masih berada di urutan ke-75. Sedangkan Thailand di posisi 35 dan Malaysia di posisi 41,’’ ungkap Amin.

Semoga kata Amin, penyusunan strategi branding ini menjadi salah satu ikhtiar dalam memajukan pariwisata Lombok Sumbawa. Amin juga meminta agar ikhtiar promosi di dalam maupun luar negeri lebih digalakkan lagi. ‘’Kita ingin dunia tahu, Lombok itu bukan cuma gili,’’ tandasnya.

Wagub NTB H Muhammad Amin memberikan sambutan sekaligus membuka FGD kedua Penyusunan Strategi Branding Lombok Sumbawa.

Wagub NTB H Muhammad Amin memberikan sambutan sekaligus membuka FGD kedua Penyusunan Strategi Branding Lombok Sumbawa.

Senada dengan Amin, Kadis Pariwisata NTB HL Muhammad Faozal juga menyebutkan, merk dagang (brand) sangat penting dalam menentukan strategi dan arah pariwisata Lombok Sumbawa di pasar luar negeri. ‘’Saat ini tren pariwisata Lombok Sumbawa sedang bagus-bagusnya. Belum lama ini Bupati Bangkalan, Madura, bersama jajarannya datang untuk belajar halal tourism ke kita. Dan dalam minggu ini pula, general menejer perusahaan penerbangan dunia, Emirates, akan datang berlibur sekaligus memastikan rencana penerbangan langsung dari Emirat Arab ke Lombok,’’ beber Faozal.

Sementara itu, Ketua Tim Penyusunan Strategi Destinasi Branding untuk Lombok Sumbawa, Dr Hery Margono menjelaskan, proses pemilihan dan penentuan brand ini dilakukan melalui diskusi dan penelitian panjang dengan banyak pihak. Mulai dari Menteri Pariwisata, Wakil Gubernur NTB, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan NTB, serta dengan sejumlah wisatawan asing di Lombok. ‘’Hampir sebagian besar wisatawan asing selalu menilai Lombok lebih indah dari Bali,’’ kata Hery.

Ketua Tim Penyusunan Destinasi Strategi Branding untuk Lombok Sumbawa dalam FGD kedua.

Ketua Tim Penyusunan Destinasi Strategi Branding untuk Lombok Sumbawa dalam FGD kedua.

Menurut motivator yang juga dosen komunikasi Universitas Indonesia ini, brand itu harus memiliki lima unsur. Yakni, mudah digambar, mudah diingat, tahan lama, mudah diaplikasikan, dan relevan.

Sebelum memilih brand baru ini, tim yang diketuai Hery ini sempat menyodorkan 11 design logo sekaligus tagline brand pariwisata Lombok Sumbawa untuk dipilih peserta FGD kedua ini. Hasilnya, lebih dari 50 persen peserta FGD kedua ini memilih brand Lombok Sumbawa (dengan akhiran OK yang dicetak lebih besar pada kalimat Lombok) dan tagline I Feel Good.

Disamping menyusun dan memilih brand baru, para peserta FGD kedua ini juga diminta untuk menyampaikan 10 ide dan gagasan dalam meningkatkan pariwisata NTB. Selanjutnya, Hery berjanji ide dan gagasan tertulis itu akan dirumuskan dan diteruskan ke Kementerian Pariwisata RI untuk kemudian di realisasikan. ”Setelah ini, kita akan menghadap Gubernur NTB untuk mendapatkan surat keputusan dan akan kami bawa ke pemerintah pusat. Dalam waktu dekat, logo dan tagline baru ini akan segera kita lounching,” kata Hery usai kegiatan. (*)

Apink Alkaff

 

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com