Kadis Budpar NTB HL Muh Faozal, Kadis Kehutanan Hjh Husnani Diati Nurdin, dan Kepala BTNGR DR Agus Budi S foto bareng sebelum melepas tim pembersih gunung di Sembalun, Lotim, Senin (27/6).

Diturunkan, Tim Pembongkar Plang Besi Segara Anak Lake

‘’Jika BTNGR sendiri yang bongkar, Agus Budi terancam dipidana’’

Lotim – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB bertindak cepat. Sesuai arahan Gubernur NTB untuk melakukan pembersihan dan penataan kawasan Rinjani, 30 anggota tim pembongkar plang besi Danau Segara Anak Lake dari Sembalun, Lombok Timur sudah diturunkan, Senin pagi (27/06).

Kadis Budpar NTB HL Muh Faozal saat memberikan arahan teknis pembongkaran plang besi kepada tim besih gunung di Sembalun, Lotim.

Kadis Budpar NTB HL Muh Faozal saat memberikan arahan teknis pembongkaran plang besi kepada tim besih gunung di Sembalun, Lotim.

Selain itu, Kadis Budpar NTB HL Muhammad Faozal juga menurunkan 30 anggota tim pembersih dari Senaru, Bayan, Lombok Utara. Tujuannya, sama. Membersihkan sepanjang jalur pendakian sekaligus membongkar plang besi konyol dan memalukan yang pasang Balai Taman Nasional Gunung Rinjani di Danau Segara Anak Rinjani itu.

Pihak BTNGR bisa saja berdalih tidak akan membongkar plang besi yang mereka sebut foto booth atau leter board itu. Pasalnya, jika mereka (BTNGR, red) yang memasang kemudian membongkar sendiri proyek konyol senilai Rp 86 juta itu, maka Kepala BTNGR DR Agus Budi terancam dipidana.

Tetapi jika yang membongkar pihak lain atau masyarakat, maka BTNGR otomatis selamat dari tuntutan hukum. Artinya, BTNGR cuci tangan dan tidak mau disalahkan.

Pagi, ketika keheningan Rinjani diusik tangan-tangan arogan penguasa.

Pagi, ketika keheningan Rinjani diusik tangan-tangan arogan pengelola.

Sebelum pelepasan, Kadis Budpar NTB sempat memberikan arahan teknis pembongkaran kepada tim bersih gunung dari Sembalun. Setelah itu, muncul Kepala BTNGR Agus Budi dan Kadis Kehutanan NTB yang baru Hjh Husnani Diati Nurdin untuk ikut foto bersama tim pembongkar. Pelepasan tim pembersih gunung sekaligus tim pembongkar plang besi itu juga dihadiri para pengurus Geopark Rinjani Lombok.

Pagi itu Agus Budi tampil dengan senyum sumringah dan tidak menunjukkan wajah bersalah. Bahkan, Agus disebut-sebut masih merasa apa yang dilakukannya benar.

Kendati demikian, dari gestur tubuhnya terlihat Agus mencoba mencari ‘’perlindungan’’ kepada Faozal. Faozal sangat memahami bahwa pemasangan plang dari bahan logam ini mendapat kecaman keras, khususnya dari para netizen. Untuk itu, ia mengambil sikap tegas dengan melakukan pembongkaran secepatnya.  ‘’Selain 30 orang dari Sembalun, kita juga menurunkan 30 pemuda dari Senaru untuk bersih-bersih jalur pendakian sekaligus membongkar plang besi di Danau Segara Anak itu,’’ jelas Faozal. (*)

Apink Alkaff

 

 

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com