Tain Angin Torean Rinjani.

10 Ikhtiar Renaturalisasi Rinjani Geopark

Kasus branding konyol Danau Segara Anak Lake menyisakan keprihatinan sekaligus kekhawatiran segenap pencinta alam dan pegiat lingkungan. Khususnya, para pegiat lingkungan Lombok yang mempunyai kepedulian tinggi.

Kasus pemasangan plang besi ala Badan Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) ini juga menyisakan pembelajaran berarti. Wabil khusus untuk pengelola Rinjani Geopark. Saat ini dan mendatang.

Kembalikan kealamian Rinjani adalah harga mutlak yang harus disepakati semua pihak. Intinya, Rinjani bukan urusan BTNGR semata. Karena Rinjani adalah sumber kehidupan masyarakat Lombok.

Berikut 10 ikhtiar yang harus segera diupayakan untuk renaturalisasi Rinjani Geopark:

  1. Menata ulang kehidupan flora dan fauna khas dan asli yang ada di kawasan Rinjani Geopark.
  2. Geokonservasi. Mengembalikan tatanan geologis kawasan Rinjani Geopark.
  1. Geoculture. Mengembalikan budaya Lokal di kawasan Rinjani Geopark. Gerakan ini merupakan upaya mengembalikan aktivitas budaya masyarakat adat setempat.
  1. Caring Capacity. Memberlakukan sistem pengendalian aktivitas pendakian. Caranya, pemberlakukan kuota dan pembatasan aktivitas pendaki.
  1. Building capasity. Meningkatan kapisitas sumber daya para pegiat lingkungan dan pecinta alam dan meningkatkan profesionalisme porter, guide, dan pemilik trekking organizer.
  1. Standarisasi pendakian berbasis lingkungan. Ikhitiar ini dilakukan kepada para pendaki dan penggiat lingkungan dalam memahami karakteristik biotik dan abiotik di kawasan Rinjani Geopark.
  1. Sosialisasi histori geologi Rinjani Geopark.  Ikhtiar ini dilakukan agar para pendaki dan peziarah Rinjani lebih menghormati dan memahami sejarah geologi Rinjani Geopark.
  2. Sosialisasi sejarah budaya Rinjani Geopark. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pendaki dan peziarah Rinjani Geopark dalam dari sudut pandang budaya dan adat istiadat setempat.
  3. Standarisasi menejemen resiko pendakian. Ikhtiar ini berkaitan keselamatan dalam mengantisipasi resiko dan bahaya pendakian gunung api.
  1. Rinjani informasion center online. Upaya di dunia maya ini dibutuhkan untuk menyajikan informasi akurat, cepat, dan terpercaya kepada para netizen sebelum melakukan pendakian. (*)

 

Salam Rinjani Lestari

Sumber: Muhamad Badarudin

Editor: Apink Alkaff

 

 

 

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com