Peserta lomba lari Rinjani 100 yang dilepas dari pintu pendakian Sembalun 2016.

332 Trail Runer Kebut Rinjani 100 K

LOMBOK – Sebanyak 332 trail runer dari 22 negara ambil bagian dalam even kebut Gunung Rinjani 100 K (kilometer) 29-31 Juli 2016.  Indonesia sebagai tuan rumah menghadirkan atlet pelari gunung terbanyak. Bahkan, sembilan pendaki lokal (Lombok) ikut serta dalam lomba lari Rinjani 100 K ini.

Tidak itu saja, sejumlah porter juga ikutan meramaikan lomba kebut gunung kali ketiga di Rinjani ini. Hanya saja, untuk kategori porter, panitia menggelar lomba tersendiri.

Ketua Koni NTB Andy Hadianto setelah melepas peserta lomba lari Rinjani 100 K di Sembalun.

Ketua Koni NTB Andy Hadianto setelah melepas peserta lomba lari Rinjani 100 K di Sembalun.

‘’Even Rinjani 100 K ini juga diikuti sejumlah atlet ternama dunia,’’ ujar Ketua Koni NTB Andy Hadianto kepada utarakita.com usai melepas peserta di pintu pendakian Sembalun, Lombok Timur.

Andi menjelaskan, untuk Rinjani 60 K dan 100 K sudah dilepas dari pintu pendakian Senaru, Lombok Utara, Jumat pagi (29/7) lalu. Sisanya, peserta untuk Rinjani 36 K dilepas dari pintu pendakian Sembalun, Jumat tengah malam (29/7). Nantinya, para tukang lari gunung ini kembali finis di Sembalun lagi sekitar pukul 14.30 WITA Sabtu (30/7). Waktu tempuhnya sekitar 15 jam.

Menariknya kata Andy, antusiasme peserta mengikuti lomba ini sangat tinggi. ‘’Meski para peserta ini dilepas malam hari, mereka tampak sangat bersemangat,’’ jelas Andi.

Sedangkan untuk mata lomba 60 K, peserta start dari Senaru, muncak, kemudian finish di Sembalun. Diperkirakan, waktu tempuh kabut Rinjani jalur ini sekitar 20 jam.

Sementara untuk peserta Rinjani 27 K yang akan dilepas dari Sembalun, Sabtu pagi ini (30/7) sekitar pukul 05.00 Wita. Diperkirakan, waktu tempuh sampai garis finish (Sembalun) untuk mata lomba ini  sekitar 9 jam.

Dan untuk nomor paling bergengsi Rinjani 100 K. Peserta dilepas dari Senaru Jumat petang sekitar pukul 19.00 WITA . Di puncak sekitar pukul 07.00 pagi, Sabtu (30/7). Diperkirakan finish di  Sembalun Minggu (31/7) pagi sekitar pukul 07.00 WITA.(*)

Apink Alkaff

 

 

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com