Presiden RI Joko Widodo dan istri Iriana Joko Widodo didampingi Prof Muhamad Farouk, anggota DPD RI, Gubernur NTB KH Zainul Majdi dan istrinya Erika Majdi memasuki arena pembukaan MTQ ke-XXVI 2016 di Mataram, NTB. (photo: ist)

MTQ 2016, Keragaman Budaya Islami dalam Harmoni Bumi Rinjani

Ya Allah, ya Rabbi. Yang kepada-Nya tertuju semua cita dan doa. Agar terukir bersama MTQ 2016 dengan segala prestasi. Di pintu keperkasaan-Nya dihentikan semua kafilah harapan. Agar setelah itu digenangi luapan anugerah. Anugerah tercurah dalam kajian ilmiah kalam Ilahi.

Kehangatan tuan rumah menyambut Presiden RI Joko Widodo di arena MTQ ke-XXVI di Kota Mataram, NTB. (photo: ist)

Kehangatan tuan rumah menyambut Presiden RI Joko Widodo di arena MTQ ke-XXVI di Kota Mataram, NTB. (photo: ist)

‘’Musabaqah Tilawatil Quran bukan hanya ajang menampilkan kemampuan seni suara. Tetapi merupakan forum ilmiah yang mengkaji dan memahami makna Alquran,’’ kata Menteri Agama RI, Lukman Hakim dalam sambutannya di panggung MTQ ke-XXVI 2016, Sabtu malam (30/7).

MTQ yang dipusatkan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat ini juga dihajatkan untuk kedamaian dunia. Wabilkhusus, untuk mewujudkan negeri baldatun thayyibatun warabbun ghafur. Negeri yang Rabb-nya maha pengampun, jika kalian terus-menerus dalam mentauhidkan-Nya.

Negeri baldatun thayyibatun warabbun ghafur ini kata Lukman Hakim, bisa diraih dengan revolusi mental. ‘’MTQ ke-26 ini merupakan MTQ yang pertama kali menggunakan I-MTQ dengan pendaftaran online. Ini semua dilakukan untuk mengikis potensi kecurangan yang mungkin terjadi,’’ ungkap Lukman.

Diharapkan sambung Lukman, MTQ kedepan memiliki integritas tinggi dalam mengagungkan Islam. Selanjutnya, Lukman menyampaikan ucapan terimakasinya kepada Gubernur dan warga NTB sebagai sohibul bait acara akbar ini. ‘’Jadikan Alquran penjaga diri dan penyejuk imam,’’ tambah Lukman di hadapan ribuan kafilah nusantara.

Presiden Jokowi didamping Gubernur NTB Zainul Majdi dan Menteri Agama RI Lukman Hakim. (photo: ist)

Presiden Jokowi didamping Gubernur NTB Zainul Majdi dan Menteri Agama RI Lukman Hakim. (photo: ist)

Kafilah Bali mendapat kehormatan pertama memasuki arena. Disusul, kafilah Banten, Bengkulu, Jogjakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nangroe Aceh Darussalam, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan kafilah tuan rumah NTB.

Setiap nama NTB disebutkan Master Ceremony (MC) Bimo Sakti (putra NTB) dan Melanie Putri, (Putri Indonesia 2002), riuh puluhan ribu penonton terdengar menggema.

Hadirnya ribuan kafilah nusantara ke NTB ini juga memiliki arti penting bagi tercapainya tingkat kunjungan tiga juta wisatawan yang ditargetkan Pemprov NTB. Betapa tidak, kehadiran sekitar 10 ribu kafilah nusantara ini sudah menyumbangkan 30 persen dari target kunjungan wisatawa tersebut.

Siswa Mataram pose bareng Presiden RI Joko Widodo di arena pembukaan MTQ ke-XXVI 2016, Kota Mataram, NTB.(photo: ist)

Siswa Mataram pose bareng Presiden RI Joko Widodo di arena pembukaan MTQ ke-XXVI 2016, Kota Mataram, NTB.(photo: ist)

‘’Inilah senyum kami. Senyuman warga NTB yang siap menyambut kedatangan wisatawan nusantara maupun wisatawan asing. Seperti senyuman Ibu  Negara Iriana Joko Widodo,’’ kata Bimo dan Melanie ketika pasukan pengibar bendera memasuki arena utama.

Gawe akbar kedua (setelah MTQ pertama 1973) di Lombok ini menghadirkan Presiden RI Joko Widodo, sejumlah duta besar negara sahabat,  para menteri, para gubernur, bupati, dan wali kota nusantara. Dengan 1.200 peserta dan tak kurang dari delapan ribu pendamping yang akan mengikuti delapan mata lomba.

Alquran surat Alfatir ayat 29-30 yang dibawakan qori’ah terbaik negeri ini mengawali rangkaian acara pembukaan. ‘’Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.’’  

Presiden Joko Widodo. (photo: ist)

Presiden Joko Widodo. (photo: ist)

Selanjutnya, giliran Presiden Jokowi yang menyampaikan pidato. Diawal sambutannya, Jokowi yang tampil dengan setelan batik coklat menyampaikan terimakasihnya kepada Gubernur NTB dan Wali Kota Mataram atas terselenggaranya kegiatan ini. Tak lupa, Jokowi juga menyampaikan terimakasihnya kepada salah satu ulama besar Turki, Abdul Abduh Mukhsin, yang hadir dalam acara pembukaan MTQ ini.

Jokowi juga menyampaikan selamat kepada para peserta Konferensi Internasional Islam Wasyatiah di NTB. Konferensi Majelis Ulama Indonesia yang bekerja sama dengan Muslim World League (Rabithah Alam Islami), dan Pemprov NTB diselenggarakan pada 29 Juli – 1 Agustus  2016. Konferensi yang mengusung tema “Meneguhkankan Islam Washatiyah Dalam Rangka Mencegah Radikalisme,  Terorisme, dan Sektarianisme di dunia Islam” ini berlangsung di Hotel Sentosa Mataram, Jalan Raya Senggigi KM 8, Senggigi, NTB.

Presiden RI Joko Widodo disambut salah satu ulama besar Turki Abdul Abduh Mukhsin di panggung utama MTQ ke-XXVI Kota Mataram, NTB. (photo: ist)

Presiden RI Joko Widodo disambut salah satu ulama besar Turki Abdul Abduh Mukhsin di panggung utama MTQ ke-XXVI Kota Mataram, NTB. (photo: ist)

‘’Saya berharap, MTQ yang sudah menjadi budaya ini bisa membumikan Alquran. Sehingga Alquran bisa lebih dipahami dan dilaksanakan masyarakat,’’ kata Jokowi.

Dalam MTQ tegas Jokowi, prestasi bukan yang utama. Tetapi, yang jauh lebih utama adalah syiar dalam membumikan  Alquran.

Saat ini ujarnya, masih banyak orang yang mudah mengumpat dan mengejek. Sopan santun diabaikan. Ujaran kebencian asal bunyi marak di media sosial. Terutama ketika ada kontestasi pemilihan kepala daerah. Kandidat lain tidak dilihat sebagai partner, tetapi dilihat sebagai musuh. ‘’Saya berharap, hakikat dan makna Alquran kita pegang teguh,’’ ungkap Jokowi.

Sudah saatnya sambung Jokowi, Indonesia menjadi sumber pembelajaran dunia. Negara lain, juga harus belajar di Indonesia. ‘’Islam di Indonesia ini obat paten. Islam yang wasyatiah,’’ sebut Jokowi seraya menyampaikan tentang sudah keluarnya Kepres terkait pembangunan Universitas Islam Internasional.

Pembukaan MTQ ke-XXVI 2016 ditandai dengan pemukulan gendang beleq. (photo: ist)

Pembukaan MTQ ke-XXVI 2016 ditandai dengan pemukulan gendang beleq. (photo: ist)

Islam Indonesia adalah Islam toleran. Mari tandas Jokowi, kita jaga kebersamaan.

Tepat pukul 20.42 WITA, Presiden Jokowi membuka secara resmi MTQ ke-XXVI 2016. Pembukaan ini ditandai dengan pemukulan gendang beleq yang dilakukan Presiden Jokowi, Menteri Agama Lukman Hakim, dan Gubernur NTB KH Zainul Majdi.

Sesaat kemudian, perajurit berkuda Polda NTB melintas membawa bendera merah putih. Lagi-lagi Jokowi dan tamu VIP bertepuk tangan menyaksikan pertunjukan bertabur cahaya benderang yang menyelimuti masjid kebanggaan warga NTB ini.

Tidak sampai di situ, penampilan tarian kolosal Harmoni Bumi NTB dengan koreografer Lalu Suryadi Mulawarman dan dibawah binaan Kadis Budpar NTB HL Muhamad Faozal juga tampil memukau.

Tarian ini menampilkan proses akulturasi dan  keragaman budaya dalam dakwah setaman bunga. Nuansa syiar dan sastra dalam penyebaran Islam yang ditampilkan dalam gerak dan nada juga kental terasa.

Suasana pembukaan MTQ ke-XXVI 2016 di Islamic Center, Kota Mataram, NTB. (photo: ist)

Suasana pembukaan MTQ ke-XXVI 2016 di Islamic Center, Kota Mataram, NTB. (photo: ist)

Mulai dari syiar Islam cucu Sunan Giri, Putra Ternate dan Tidore yang melintas Tanah Para Raja, Maluku, menuju Bumi Lombok. Sampai syiar dari Bumi Minangkabau, menyusuri  Tanah Banjar yang dirahmati menuju Bima dan sampailah di Bumi Lombok.

Gema Iqra’, ayat pertama yang diturunkan Allah SWT kepada kekasihnya Muhammad SAW memuncakkan kemegahan atraksi syiar ketangguhan Alquran di Bumi Rinjani Lombok.

Selanjutnya, penampilan Bimbo Bersaudara dengan lantunan Sajadah Panjangnya menjadi ujung rangkaian pembukaan MTQ 2016.

NTB Yes: Usai pembukaan MTQ ke-XXVI 2016 di Islamic Center, Kota Mataram, NTB.

NTB Yes: Usai pembukaan MTQ ke-XXVI 2016 di Islamic Center, Kota Mataram, NTB.

Kemegahan pembukaan MTQ 2016 ini berakhir aman dan tertib. Saking betahnya mengikutinya rangkaian acara, Jokowi dan istrinya pun terlihat enggan beranjak dari tempat duduknya.

Secara keseluruhan, pembukaan perhelatan akbar MTQ yang mengusung harmoni dalam keragaman budaya ini berlangsung spektakuler dan memukau.

Kiranya pena dan karya telah cukup berkelana. Dengan perasaan riang dan ceria ku tulis yang kupahami. Menggoreskan yang digerakkan jari untuk ku bagi.

Disinilah sepatutnya kutuliskan. Apa yang telah sampai ke pengetahuanku.

Dan manakala kebahagiaan menampakkan wujudnya. Seramah tuan rumah menyambut ribuan kafilah. Dan ketika pengamatan menampakkan rahasianya. Saat itulah keindahan menyentuh nyatu dalam kalbu yang merindu.

Haza minfadli Rabbi. Sungguh, ini karunia Tuhanku. Nikmatilah. Tersenyumlah. Dan berbahagialah dalam rengkuhan iman dan persaudaraan Islam. (*)

Apink Alkaff

 

 

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com