Sembilan qori'ah internasional Indonesia saat unjuk kebolehan melantunkan Kalam Kalam Tuhan di arena MTQ 2016, Kota Mataram, (2/8).

Kejutan Sembilan Qoriah Internasional di Arena MTQ

Kadang, sebagian orang malas membaca Alquran. Padahal di dalamnya ada petunjuk hidup. Kadang, sebagian orang merasa tidak punya waktu membaca Alquran. Padahal, di dalamnya ada ganjaran besar. Sebagian lagi merasa tidak sanggup belajar Alquran karena dianggap sulit. Padahal, membacanya sangat mudah dan mendatangkan banyak kebaikan.

Ribuan warga penuhi arena MTQ 2016, Selasa malam (2/8).

Ribuan warga penuhi arena MTQ 2016, Selasa malam (2/8).

Ironis, jika momen mengagungkan Kalam-kalam Tuhan yang mendatangkan segudang kebaikan ini dilihat sebagai arena mencari keuntungan dunia semata. Ironis pula, jika syiar dalam forum ilmiah Islam ini ternoda tabiat para pemuja materi.

Kepada para pelaksana dan pemangku kebijakan MTQ XXVI 2016, janganlah takut rugi! Karena berniaga dengan Allah SWT tak kan pernah merugi.

Karena membaca satu huruf Alquran akan diganjar satu kebaikan dan dilipatkan menjadi 10 kebaikan. Bahwa muslim siapapun yang membaca Al Quran, baik paham atau tidak paham, akan mendapatkan ganjaran pahala sebagaimana yang dijanjjikan.

Sesungguhnya kemuliaan Allah Ta’ala itu maha luas dan meliputi seluruh makhluk. Dan membaca Alquran mendatangkan kebaikan dan menghapus kesalahan.

Seperti indahnya bacaan Aquran yang dibawakan sembilan qori’ah Internasional yang menghiasai gema MTQ ke-XXVl di Kota Mataram, Selasa malam (2/8). Di saat jeda di sela-sela lomba musabaqah inilah ke-sembilan Penjaga Kalam Ilahi kelas dunia ini menyumbangkan suara merdunya.

Utusan Kepulauan Riau bersuara istimewa ini mampu menyejukkan hati pengunjung di arena MTQ 2016, Selasa malam (2/8).

Utusan Kepulauan Riau bersuara istimewa ini mampu menyejukkan hati pengunjung di arena MTQ 2016, Selasa malam (2/8).

Hadirnya sembilan qoriah internasional Indonesia ini seperti satu kejutan bagi penonton. Lebih-lebih kehadiran mereka di awali pembacaan salawat yang dibawakan dua utusan Kepulauan Riau dan tiga bocah cilik pemilik suara nan merdu.

Keindahan lantunan ayat-ayat suci yang dibawakan sembilan qoriah internasional ini sontak mengheningkan atmosper arena lomba. Gema syahdu menyebut  asma Allah pun terdengar di setiap ujung ayat yang dibacakan.

‘’Respon masyarakat NTB dalam menyaksikan dan menyukseskan MTQ ini sungguh luar biasa. Saya pernah hadir di beberapa acara MTQ di daerah lain, tetapi respon masyarakat yang hadir tidak seperti di sini. MTQ di Lombok ini sangat istimewa,’’ kata salah seorang pendamping dari kafilah DKI Jakarta persis di depan panggung utama MTQ.

Sejak pembukaan sampai Selasa malam lalu (2/8), antusiasme masyarakat Nusa Tenggara Barat dalam menyukseskan MTQ 2016 ini memang patut diacungi jempol. Hal itu bisa disaksikan di arena utama MTQ 2016 di Islamic Center Mataram yang setiap malamnya selalu dibanjiri pengunjung.

Menariknya, setiap kali ada peserta lomba yang kualitas suaranya istimewa, penonton langsung merespon dengan menyebut nama Allah. Said Agil Al Munawwar pun kerap terlihat senyum girang menyaksikan respon aktif penonton MTQ 2016 ini. (*)

Apink Alkaff

 

 

 

 

 

 

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com