Bunga Api (delonix regia)

40 Ribu Bunga Api untuk Rinjani

‘’Ini cara kami berbuat untuk alam. 40 ribu bunga api untuk Rinjani. Insya Allah, benih dan bibit ini akan kita bumikan pada 28 Oktober 2016 mendatang,’’ kata Pramoehadi, Ketua Pawang Rinjani.

Pembibitan flamboyan di Sekret Pawang Rinjani, Lombok Utara,

Pembibitan flamboyan di Sekret Pawang Rinjani, Lombok Utara,

Apink Alkaff – Lombok

Hampir setahun lembaga yang fokus menggarap koservasi lingkungan, Pawang Rinjani, menyiapkan program ini. Daulat Pohon, demikian nama program koservasi yang dimulai tepat pada Hari Sumpah Pemuda 2016 mendatang.

Nantinya, gawe besar lingkungan ini dilakukan dari kawasan pesisir pantai Tanjung sampai di ketinggian 1.493 meter diatas permukaan laut. Tepatnya, sampai titik tertinggi Gawah Leong, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Menariknya, program ini akan menanam pohon jenis delonix regia atau yang akrab disebut flamboyan.  ‘’Bibit-bibit flamboyan ini akan kita tanam di sepanjang pantai Tanjung sampai kawasan hutan Leong Lombok Utara,’’ jelas Pramoehadi.

Buah flamboyan untuk Daulat Pohon 2016.

Buah flamboyan untuk Daulat Pohon 2016.

Bisa dibayangkan kata Pramoehadi yang biasa dipanggil Cike ini, jika sepanjang pantai, ruang kota, sampai kawasan hutan Leong dipenuhi pohon berbunga orange. ‘’Selain akan menghijaukan Lombok Utara, kami yakin, puluhan ribu bunga api ini akan mempercantik dan memperbanyak geosite di kawasan Rinjani Global Geopark yang insya Allah akan kita raih dari UNESCO September 2016 ini. Bukankah seluruh kawasan Lombok Utara dari pantai sampai gunungnya akan masuk kawasan geopark?’’ ungkap Cike optimis.

Lantas sudah sejauh mana persiapan Daulat Pohon? Dijelaskan Cike, sejauh ini baru 40 persen dari 40 ribu bibit delonix regia sudah disiapkan.

Soal izin penggunaan lahan sebut Cike, sudah dikoordinasikan dengan pihak KPH Rinjani Barat. Setelah penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov NTB dengan Pemda Lombok Utara, barulah program ini bisa digelar bersama. ‘’Semoga izinnya bisa turun Agustus 2016 ini,’’ tandas Cike.

Pembibitan bunga api Delonix Regia di Sekretariat Pawang Rinjani, Lombok Utara.

Pembibitan bunga api Delonix Regia di Sekretariat Pawang Rinjani, Lombok Utara.

Serunya, program Daulat Pohon ini dimulai dari proses perburuan buah, pembibitan, sampai penanaman. ‘’Selama beberapa bulan terakhir, kepala anggota sampai pembina Pawang Rinjani isinya hanya flamboyan. Hampir setiap hari kami mencari dan menanam bibit flamboyan,’’ timpal Cak Supaq Fahmi, Wakil Ketua Pawang Rinjani.

Yang unik dari flamboyan ini jelas Supaq, buahnya harus kering dulu baru dikeluarkan dari kulitnya. Setelah itu, bijinya direndam di air mendidih dan disimpan di air dingin selama beberapa hari. Setelah kulit bijinya melunak, barulah proses pembibitan bunga api bisa dimulai.

Penelitian dan pembibitan bunga api (delonix regia) ini dilakukan hampir setiap hari selama dua bulan terakhir. ‘’Ternyata, selain cantik, karaktrer pohon berbunga orange ini sangat unik. Dan ternyata, pohon flamboyan ini sudah mulai langka. Terutama di Lombok Utara,’’ terang Supaq yang selalu didampingi Bayu dan Abah Mul selama proses pembibitan.(*)

 

 

 

 

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com