Tarian bernuansa Zapin Melayu membuka atraksi BBLS 2016

Parade BBLS 2016; Utusan Lotim Atraktif, Lobar Kocak, KLU Tetap Bernuansa Primitif

Mataram – Parade Bulan Budaya Lombok Sumbawa (BBLS) 2016 dipusatkan di depan Lapangan Sangkareang Kota Mataram, Kamis (18/8). Dalam parade budaya kali ini, utusan Lombok Timur tampil aktraktif dalam seni tabuh gendang beleq-nya. Aksi sekaha-sekaha cilik Lombok Timur plus aksi cupak gurantang mengundang perhatian penonton.

Sekaha cilik Lombok Timur dalam BBLS 2016

Sekaha cilik Lombok Timur dalam BBLS 2016

Utusan Lombok Utara dengan kostum jong dan selempang rejasa khas Bayan kuno-nya tetap tampil dalam nuansa primitif. Rombongan budaya praja maulid adat yang disuguhkan Kabupaten Dayan Gunung ini sangat kental dengan nuansa Bayan Kuno.

Tidak ada atraksi budaya yang disuguhkan utusan Lombok Utara. Mereka melintas panggung utama sambil tersenyum dan melambai-lambaikan tangan. Bahkan, dua kiai santri masjid kuno Bayan Beleq yang mengenakan kain putih, ikat kepala putih, dan kain abang-nya terlihat menebar senyum.

Praja Mulud Adat Lombok Utara dalam BBLS 2016

Praja Mulud Adat Lombok Utara dalam BBLS 2016

Kabupaten Lombok Tengah dengan rombongan pengantinnya tampil dalam iringan pasukan tombak. Hebatnya, tombak yang dibawa dalam kerumunan puluhan ribu orang ini terlihat asli.

Sedangkan rombongan gadis Kota Mataram tampil biasa-biasa saja dalam balutan kebaya aneka warna. Utusan Kota Mataram ini menyuguhkan budaya besunat. Dua bocah yang menunggang patung sekardiu diarak sambil menari sekedarnya.

Praja Sunat Kota Mataram dalam BBLS 2016

Praja Sunat Kota Mataram dalam BBLS 2016

Yang kocak justeru utusan Lombok Barat. Kabupaten Patut Patuh Pacu ini mempertontonkan joget kampung dengan gadis berselendang yang menggunakan baju kaos. Serunya, aksi joget Lombok Barat ini dilengkapi pasukan Baris Lingsar. Mereka tampil dalam kostum hijau bercelana pendek dan membawa senjata api kuno. Komandan Baris Lingsar ini memerintah pasukannya dengan gaya kocak sambil mengacungkan sebilah batek (golok) terhunus.

Pasukan Baris Lingsar membidik tamu VIP BBLS 2016

Pasukan Baris Lingsar membidik tamu VIP BBLS 2016

Krennya, beberapa kali pasukan Baris Lingsar ini mengarahkan moncong senjatanya kearah tamu VIP di panggung utama. Sesekali penonton tertawa riuh melihak komandan kocak pasukan Baris Lingsar Lombok Barat ini.

Sementara rombongan Kabupaten Kabupaten Bima dan Kota Bima tidak mau kalah. Mereka membawa peserta parade yang cukup banyak. Lengkap dengan penari hadrah tradisionalnya. Pun halnya dengan rombongan budaya Samawa yang juga tampil dalam kain berenda emas beraneka warna. Partisipasi kalangan muda-mudi Pulau Sumbawa terlihat kurang dalam parade budaya ini.

Tari bernuansa Zapin Melayu membuka parade BBLS 2016

Tari bernuansa Zapin Melayu membuka parade BBLS 2016

Soal penampilan utusan Dompu, mereka dipastikan tampil sederhana dalam bungkusan kain rimpu khas Dou Mbojo. Mereka juga tidak banyak menampilkan atraksi budaya Dana Tambora.

Dan yang baru dalam BBLS 2016 ini adalah utusan Politeknik Pariwisata Negeri Lombok. Mereka menampilkan 120 mahasiswa barunya dalam kostum adat Suku Sasak. Karena sekolah Kementerian Pariwisata RI ini baru, mereka juga hanya melintas tanpa atraksi budaya.

Drum band Gita Lilbels SMPN 15 Mataram dalam BBLS 2016

Drum band Gita Lilbels SMPN 15 Mataram dalam BBLS 2016

Drum band Gita Libels SMP 15 Mataram juga tampil segar memeriahkan arena BBLS 2016. Begitupun halnya dengan drum band Ponpes Nurul Haramain Lombok Barat ikut meramaika suasana.

Selain utusan Poltekpar Negeri Lombok, penampilan penari kolosal muda-mudi asuhan Lalu Surya Mulawarman juga menjadi atraksi baru diawal parade BBLS 2016. Tarian bernuansa zapin melayu ini pun terlihat cukup memuaskan mata penonton. Tak terkecuali mata lensa para pemburu foto.

Reok Ponorogo di BBLS 2016

Reok Ponorogo di BBLS 2016

Warna lain dari parade BBLS 2016 juga dimeriahkan aksi barongsai ala warga Tionghoa dan atraksi singkat Reok Penorogo-an. Rombongan cidomo khias yang membawa sejumlah wisatawan asing dan peserta International Islamic School Robot Olympad juga terlihat beda dan menarik. Maklum, olimpade robot yang lebih banyak diikuti siswa Jawa Timur ini masuk dalam rangkaian kegiatan BBLS 2016. ‘’BBLS 2016 ini juga merupakan digelar dalam rangka ulang tahun Kota Mataram. Total ada 28 even yang kita gelar,’’ terang Kepala Dinas Kota Mataram HL Muhamad Faozal dalam laporannya.

Parade cidomo berpenumpang bule dalam BBLS 2016

Parade cidomo berpenumpang bule dalam BBLS 2016

BBLS kali ini juga dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Budaya dan Pariwisata Kementerian RI DR Esthy Reko Astuti. ‘’Budaya memang perlu dilestarikan, tetapi harus ada inovasi agar lebih menarik. Pariwisata di Lombok Sumbawa itu sangat komplit. Mulai dari wisata alamnya, budayanya, sampai wisata petualangan ada di NTB,’’ ujar Esthy dengan baju dan jilbab pink-nya.

Deputi Bidang Pengembangan Budaya Kemenpar RI Esthy Reko Astuti, Wagub NTB H Muh Aman, dan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh membuka BBLS 2016.

Deputi Bidang Pengembangan Budaya Kemenpar RI Esthy Reko Astuti, Wagub NTB H Muh Aman, dan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh membuka BBLS 2016.

Selain itu hadir juga Wakil Gubernur NTB Muhamad Amin. Dalam sambutannya, Amin terlihat bersemangat. ‘’Pariwisata ini sangat berpotensi mendukung industri lain,’’ ungkap Amin.

Hadir juga Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono, Danlanud Rembiga Kolonel Pnb Bambang Gunarto, Sekda NTB Rosiadi Sayuti, Wali Kota Mataram TGH Ahyar Abduh, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, dan sejumlah pejabat lain. (*)

Apink Alkaff

 

[modal_login_button size=btn-large align=rhl-left]

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com