Kim Hyunki, GM LIA I Gusti Ngurah Arditha, dan Kadispar NTB, HL Muhammad Faozal dalam prescon usai melepas keberangkatan rombongan wisman Korea terakhir 2017.

Berlibur di Lombok, Seribu Wisman Korsel No Complain

Rata-rata, wisman Korsel yang berlibur ke Lombok ini dari kalangan menengah keatas”

Lombok – Selama berlibur di Lombok, seribu wisatawan Korea Selatan tidak ada yang complain atau mengeluh. Rata-rata, wisman Korsel yang datang dengan lima penerbangan carteran sejak 29 Juli hingga 9 Oktober 2017 ini mengaku puas dengan wisata Lombok.

Bahkan, sejumlah wisman Korsel yang sebagian besar dari kalangan menengah keatas ini mengaku ingin datang lagi jika ada penerbangan langsung Korsel-Lombok. “Umumnya, wisatawan Korea ini sangat menikmati keindahan pantai, budaya, dan senyum keramahan orang Lombok,” ungkap Kim Hyunki, Manager Anjani Tour usai melepas keberangkatan rombongan Korea terakhir, Senin (9/10).
Dijelaskan Kim, rata-rata wisman Korea ini mengambil paket liburan lima hari empat malam. Umumnya, mereka mengunjungi pantai Kuta, air terjun Benang Stokel, air terjun Benang Kelambu, Sindang Gila waterfall, tiga gili, Narmada, dan beberapa diantaranya mengambil program Rinjani trekking.
Yang tidak kalah pentingnya, wisman Korea ini juga puas dengan kuliner khas Lombok. Maklum kata Kim, orang Korea juga suka makanan pedas.
Dari Korea jelas Kim, harga paket liburan ke Italy atau Hawai itu sama dengan harga paket liburan dari Korea ke Lombok. Artinya, bagi orang Korea liburan ke Lombok itu setara dengan liburan ke Eropa. “Jika tidak ada hambatan, rombongan wisatawan Korea Selatan ini akan datang lagi ke Lombok sekitar Februari 2018 mendatang,”ungkap Kim yang berharap segera ada direct flight Korea-Lombok.
Hal serupa juga disampaikan Anwar, salah seorang guide yang menangani wisman Korea Selatan ini. “Semua tamu Korea ini mengaku puas selama berlibur di Lombok. Kalau pun ada komplain itu hanya persoalan kecil. Seperti nyamuk yang masuk kamar hotel di Gili Trawangan,” ujar Anwar.
Harapan yang sama juga disampaikan Kadispar NTB, HL Muhammad Faozal. “Kami bersyukur, sekitar seribu wisman Korea yang berlibur ke Lombok selama tiga bulan terakhir ini puas dan tidak ada komplain. Itu kata mereka lho, bukan kata saya,” sebut Faozal.
Ia optimis, tingkat kunjungan wisman Korea ke Lombok dikemudian hari bakal mengalami peningkatan. Faozal juga yakin, target 3,5 juta wisatawan yang akan berkunjung ke Lombok-Sumbawa selama 2017 ini bakal tercapai.
Semangat yang sama juga ditunjukkan General Manager Lombok Internasional Airport (LIA) I Gusti Ngurah Ardita. Menurut dia, LIA sudah siap kedatangan penerbangan internasional. “Suksesnya kedatangan penerbangan carter Korean Air dengan rute Korea-Lombok sebanyak lima kali penerbangan sejak 29 Juli hingga 9 Oktober 2017 ini menunjukkan kesiapan Lombok International Airport untuk menerima kedatangan penerbangan internasional lain,” ungkap Arditha seraya berterima kasih kedatangan wisman Korea Selatan ini.
Dijelaskan Arditha, wisman Korsel ini datang dengan pesawat carter Air Bus 320 dengan kapasitas 240 penumpang. Rata-rata, peswat carteran ini membawa 200 penumpang di setiap penerbangan.
Melihat bagusnya animo penerbangan internasional, pihak Angkasa Pura akan membangun terminal tambahan khusus international flight. “Rencananya, 2018 ini pihak Angkasa Pura akan menambah bangunan terminal internasional seluas 20 ribu meter persegi,” jelasnya.(*)

About apink alkaff

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com