You are here
Home > NASIONAL > BBLS, Pentas Seni dan Budaya Lombok Sumbawa

BBLS, Pentas Seni dan Budaya Lombok Sumbawa

Mataram – Bulan Budaya Lombok Sumbawa (BBLS) kembali digelar 17 Agustus – 18 September 2016. Gelaran sebulan penuh ini akan diisi tim kesenian dari 10 kabupaten dan kota se NTB. Tidak itu saja, empat provinsi dan kabupaten lain juga dikabarkan siap memeriahkan even kesenian NTB. Yakni, Bandung, Banyuwangi, Makassar dan Palembang.

HL Moh Faozal, Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata NTB dalam jumpa pers menjelaskan, BBLS ini merupakan acara rutin tahunan untuk membangun kembali seni dan budaya NTB sekaligus sebagai ajang promosi pariwisata.’’Even ini merupakan wujud membangun kembali kesenian dan kebudayaan daerah yang sudah mulai dilupakan generasi muda,” kata Faozal.

Kadis Budpar NTB HL Muhamad Faozal.
Kadis Budpar NTB HL Muhamad Faozal.

Rencananya, pembukan BBLS ini akan dilakukan pada Minggu (14/8) bersamaan acara mingguan car free day di Jalan Udayana. Dana yang digelontorkan untuk acara sebulan penuh ini mencapai Rp 2,1 Miliar.

BBLS juga diharapkan bisa menjadi magnet bagi wisatawan yang sedang dan akan berkunjung ke NTB. Sehingga kata dia, target pencapaian kunjungan wisnu dan wisman sebanyak tiga juta orang dapat tercapai pada 2016 ini.

Nantinya, BBLS ini akan diwarnai sejumlah even. Seperti, festival seni anak di Taman Budaya, atraksi robot dari International Islamic School Robot Olympiade di Lombok Epicentrun Mall, Parade Budaya NTB dan Nusantara, tenun fashion carnival, cidomo carnival depan Pendopo Gubernur NTB, gelar seni kabupaten se-NTB di Taman Sangkareang, Lombok inframe dan instameet di Gili Sudak. Ada juga pameran ekonomi kreatif (tenun, bamboo, perak, ketak, gerabah, mutiara, obat tradisional, festival kuliner dan lomba tata sajinya) di Jalan Udayana.

Selain itu, ada juga host vaganza di UNRAM, jambore seni pelajar di Museum NTB, gelar seni rupa (pameran lukisan, art performance, seni instalasi) di Taman Budaya. Ada juga  permainan rakyat (peresean, begasingan dan belanjakan) di Abian Tubuh, Karang Pule, dan Masbagik, lomba Cilokaq di Museum NTB, teater modern di Taman Budaya.

Tidak sampai disitu, ada juga berbagai Festival, seperti (perkusi di Taman Budaya), Kaliantan Kite (Kaliantan Lotim), Rudat (Karang Genteng), Tunaq/Jambore kebersihan (Tunaq Loteng), Mantar Paragliding (Mantar KSB), Paer Leneq (Leneq Lotim), Lombok City Center dan Senggigi).

Dialog budaya dan Lombok Blogger akan dilaksanakan di Hotel Santika, pentas seni lintas etnik (Tionghoa, Bali, Jawa, Kalimantan, NTT, Arab, Sunda, Sumatera, dan lain-lain) di pantai Ampenan, pentas seni religi (hadrah, marawis, rebana burdah dan lima, zikir zaman, dan qosidah).

Untuk pacoa jara (pacuan kuda) akan digelar di Bima, International Halal Tourism Forum, Lombok Sumbawa Mewarnai di Pendopo Gubernur, jambore sosmed (Lombok Sumbawa Sosmed) di Gili Sudak. “Kita berharap BBLS tahun ini bisa lebih baik dan meriah dibanding tahun lalu, dimana gaungnya sangat didukung dengan situasi yang ada saat ini dimana Lombok menjadi Destinasi Wisata Halal Nasional dan Internasional sekaligus akan menjadi tuan rumah Halal Travel Fair.

Ditempat yang sama, Plt Ketua Badan Promosi Pariwisata (BPPD) NTB, H Afan Ahmad mengatakan, BPPD telah bersinergi dengan Dinas Budpar dalam setiap promosi pariwisata. “Kami di BPPD fokus pada branding tingkat nasional dan internasional. Sedang Dinas di tingkat lokal,’’ ujarnya.

Berkaitan dengan Lombok sebagai halal destinasi sambungnya, BPPD NTB telah memanfaatkan momen MTQN kemarin sebagai ajang promosi. Diharapkan juga dengan BBLS ini ribuan wisatawan dapat menikmati atraksi budaya di destinasi wisata yang sedang dikunjungi di NTB. (*)

 

apink alkaff
apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com
http://utarakita.com
Top