You are here
Home > NASIONAL > Buruan, Poltekpar Negeri Lombok Masih Buka Peluang

Buruan, Poltekpar Negeri Lombok Masih Buka Peluang

”Setiap mahasiswa mendapat subsidi Rp 25 juta per tahun”

Mataram – Buruan! Bagi yang berminat meniti karir di dunia pariwisata, Poltekpar Negeri Lombok masih memberikan peluang. Kampus negeri yang memasuki tahun kedua ini masih membuka pendaftaran mahasiswa baru sampai 31 Juli mendatang.

Dibanding tahun sebelumnya, peminat Poltekpar Negeri Lombok (PPL) kian meningkat. Jika di tahun perdana, PPL hanya menerima 118 mahasiswa, tahun ini PPL akan menerima 400 mahasiswa baru. Naik sekitar 250 persen di banding 2016 lalu.

‘’Tahun ini, jumlah mahasiswa yang mendaftar sekitar 450 orang. Namun, yang lolos seleksi 330 orang,’’ kata Direktur PPL kepada wartawan Dr H Hamsu Hanafi MM, dalam jumpa pers di kampus sementara, kantor BIKD NTB, Mataram, Sabtu (29/7).

Artinya, masih tersisa 70 kursi mahasiswa baru. Benar kata Hamsu, PPL masih memberikan kesempatan kepada lulusan SMA untuk memilih satu dari empat jurusan yang tersedia.

Seperti halnya kampus sejenis di Bandung, Bali, Makasar, dan Medan, PPL termasuk salah satu kampus bergengsi yang mendapat subsidi cukup besar dari pemerintah. Setiap mahasiswa kata Hamsu, mendapat subsidi belajar sekitar Rp 25 juta per tahun.

‘’Memang, biaya belajar pariwisata itu setara dengan kedokteran. Jika tidak disubsidi pemerintah, belajar di Poltekpar ini cukup mahal,’’ tambah Wakil Direktur PPL, Dr Farid Said.

Nantinya ungkap Farid, PPL ini akan menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengisi kebutuhan tenaga kerja industri pariwisata NTB. Tak heran, pemerintah daerah menyambut baik hadirnya PPL yang nantinya akan menempati kampus senilai Rp 1 triliyun lebih di daerah Puyung, Lombok Tengah ini.

Jika melihat perkembangan positif industi pariwisata Lombok Sumbawa, tak salah jika peminat kampus ini cukup tinggi. Bisa dipastikan, lulusan PPL ini bakal tertampung di industri pariwisata NTB. Lebih-lebih, jika KEK Mandalika di Lombok Tengah dan Global Hub di Lombok Utara terwujud.  Tentu, kebutuhan akan tenaga profesional pariwisata bakal meningkat.

Di tempat yang sama, HL Ratmaja selaku Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru menyebutkan, jurusan Diploma IV (setara S1) Pengaturan Perjalanan menjadi yang paling diminati. Padahal kata dia, tiga jurusan Diploma III lainnya justru sangat dibutuhkan dunia pariwisata.

‘’Pokoknya, mahasiswa yang kuliah di PPL ini sangat beruntung. Meski biaya sekolahnya tergolong murah (Rp 2.050.000 per semester fasilitas yang didapat berstandar internasional,’’ terangnya.

Apalagi sambungnya, jika nantinya PPL sudah menempati gedung megah di Lombok Tengah. ‘’Seperti halnya Poltekpar lain di Indonesia, kedepan PPL ini akan menjadi kampus yang paling diminati,’’ tegas Ratmaja. (*)

Apink Alkaff

apink alkaff
apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com
http://utarakita.com
Top