You are here
Home > ADVENTURE > Daulat Pohon 2016, Bakti Pawang Rinjani untuk Bumi

Daulat Pohon 2016, Bakti Pawang Rinjani untuk Bumi

Adalah Daulat Pohon. Program konservasi lingkungan kawasan utara Rinjani Geopark yang tengah digarap komunitas pegiat lingkungan Lombok, Pawang Rinjani. Program bakti Pawang Rinjani untuk bumi ini digelar bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2016 mendatang.  Program konservasi dan reboisasi akan mencakup kawasan geosite pesisir pantai Lombok Utara sampai perbukitan utara Rinjani Geopark.

Apink Alkaff – Lombok, Nusa Tenggara Barat

Program ini juga mengundang segenap pegiat lingkungan dunia untuk berbuat nyata untuk lingkungan. Wabilkhusus, undangan ditujukan kepada para pecinta alam Nusantara dan Nusa Tenggara Barat pada khususnya. Syukurnya, program yang digagas Pawang Rinjani ini mendapat respon positif dari berbagai pihak. Mula dari organisasi pecinta alam Lombok sampai komunitas dan yayasan lingkungan dunia internasional.

Jejak Aplikasi Daulat Pohon Pawang Rinjani
Jejak Aplikasi Daulat Pohon Pawang Rinjani

Pramoehadi, Ketua Pawang Rinjani menjelaskan, program konservasi lingkungan ini mencoba merangkul segenap organisasi pecinta alam dan komunitas pegiat lingkungan NTB. Bahkan terang Pramoehadi, Daulat Pohon ini mendapat respon positif dari yayasan lingkungan berkelas dunia, Eco Regions.

Fakta menunjukkan, kawasan Lombok Utara sangat rentan akan bencana alam. Jika hutan dan ruang terbuka hijau (RTH) tidak terjaga dan tersiapkan, Lombok Utara kembali terancam diterjang bencana alam. Buktinya, sejarah mencatat, Lombok Utara kerap diterjang banjir, kekeringan, dan berbagai jenis bencana alam lain.

Salah satu solusi yang coba dilakukan Pawang Rinjani adalah revitalisi hutan dengan peremajaan hutan (reboisasi) dan  menyisipkan RTH seluas–luasnya di kota sampai pinggiran pantai.

Untuk itu, Pawang Rinjani mulai pembibitan flamboyan sebagai upaya preventif dan konstruktif dalam menyiapkan RTH dari tepian pantai sampai kawasan hutan di atap ruang ibukota Kabupaten Lombok Utara. Hal terpenting dalam hajat penanaman pohon flamboyan di pesisir pantai adalah tertahannya aliran air yang mengalir dari top area (daerah ketinggian) ke daerah pantai (bottom area) yang kemudian dapat berdampak baik pada terkuranginya pendangkalan laut.

Dari segi estetika lingkungan, flamboyan dipilih karena masuk kategori tanaman keras, rindang, dan berbunga indah. Dengan tumbuhkembang flamboyan ini dihajatkan menambah keindahan ruang kota, pesisir pantai Lombok Utara sebagai destinasy utama pariwisata Nusa Tenggara Barat.

Nalar Pikiran Aplikasi Daulat Pohon Pawang Rinjani
Nalar Pikiran Aplikasi Daulat Pohon Pawang Rinjani

Daulat Pohon ini akan dipusatkan di kawasan hutan strategis yang menjadi penyangga ibukota Kabupaten Lombok Utara. Tepatnya, mulai ruang kota, jalan pariwisata, publik area daerah rintisan wisata pantai, muara, air terjun, dan sepanjang jalan Lombok Utara.

Dihajatkan, pola tanam yang terpantau ini kedepannya menjadi lahan pengabdian warga muda Pawang Rinjani yang melibatkan masyarakat dan organisasi masyarakat setempat. Dengan klasifikasi pohon peneduh dan berbunga.

Untuk jenis ini, Daulat Pohon 2016 ini memilih jenis pohon delonix regia (flamboyan merah). Untuk daerah non strategis, kawasan konservasi, lahan percontohan, hutan kelola masyarakat (HKM), dan hutan lindung. Nantinya, kawasan ini diharapkan menjadi lahan percontohan pariwisata berbasis masyarakat (eco wisata).

Daulat Pohon sambung Pramoehadi, adalah program rintisan Pawang Rinjani sebagai satu program keterwakilan konservasi berbasis penanaman pohon dengan multiefek kontrol. Krennya, program ini melibatkan jaringan teknologi kekinian dan sumber daya manusia.

Tren positif perkembangan teknologi ini diharapkan memberikan manfaat luas. Bukan saja pada wilayah konservasi, tetapi juga sepanjang kawasan areal program Daulat Pohon. Selain konservasi berbasis sistem jelasnya, Daulat Pohon diharapkan meretas mental menanam yang tadinya hanya sebagai sarana seremonial semata. Tetapi sejatinya menjaga pohon tumbuh untuk keterbangunan lingkungan yang lebih baik.

Alur Nalar APK Daulat Pohon Pawang Rinjani 2016
Alur Nalar APK Daulat Pohon Pawang Rinjani 2016

Daulat Pohon tandasnya, menawarkan keterbangunan mental akan penting nilai tumbuh pohon untuk keberlangsungan lingkungan dan hajat hidup orang banyak. Daulat Pohon, bukan saja perkara pola menanam dan kontrol, tetapi membuka peluang industri pariwisata berbasis keterjagaan lingkungan. Juga membangun areal konservasi terapan berbasis kesadaran masyarakat.

Dampak kerusakan hutan tidak saja rentan menimbulkan becana tetapi telah memberikan andil menciptakan persoalan sosial. Terutama menyangkut ketersediaan air yang kemudian berimplikasi terhadap ketahanan pangan dan lainnya.

Karena itu kata Pramoehadi, sudah saatnya hutan yang menjadi kata kunci keberlangsungan hidup manusia menjadi target realistis dalam setiap penentuan kebijakan. Selama ini sebutnya, kita lupa jika hutan adalah simbol kesejahteraan rakyat.

‘’Daulat Pohon tidak hanya menawarkan program semata, tetapi aplikasi bersama. Kedepannya, digunakan oleh semua kalangan dan pihak bersama dalam menghijaukan Indonesia berbasis teknologi kekinian,’’ jelasnya.(*)

Untuk informasi dan pendaftaran keikutsertaan dalam program Daulat Pohon 2016 ini, silahkan hubungi;

D Pramoehadi : 08224756254, 087765644694

Cak Supaq Fahmi: 081803601313

 

apink alkaff
apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com
http://utarakita.com
Top