You are here
Home > ADVENTURE > Delapan Komunitas Relawan Lombok yang Tetap Bertahan

Delapan Komunitas Relawan Lombok yang Tetap Bertahan

Mataram – Sejak gempa mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) akhir Juli 2018 lalu, lahir sejumlah komunitas relawan Lombok. Mereka bergerak cepat, tanggap, dan cukup terorganisir. Bahkan, pergerakan volunteers Lombok ini lebih sigap dari pergerakan pemerintah yang sarat birokrasi.
Hingga saat ini, sejumlah komunitas relawan Lombok ini masih terus bergerak dan berjibaku di tengah penderitaan korban gempa.

Dari semua kabupaten/kota di NTB, komunitas relawan paling banyak lahir di Kota Mataram. Sisanya, muncul di Lombok Barat, dan Lombok Utara.

Berikut delapan komunitas relawan yang masih eksis bergerak dan membantu korban gempa Lombok.

1. Polong Human Caring; Tak kurang dari Rp 1,5 miliar rupiah bantuan telah disalurkan Komunitas relawan yang kini berbentuk yayasan saudara peduli sesama ini. Menejemen pengelolaan bencana yang diterapkan Polong Team tergolong rapi dan berjalan baik.
Menariknya, komunitas Polong yang dalam bahasa Sasak bermakna saudara ini berasal dari berbagai latar belakang profesi. Bahkan, beberapa diantara anggotanya berasal dari Amerika Serikat.
Keragaman inilah yang memberikan warna lain dalam komunitas yang bermarkas di Karang Kelok Mataram ini. Dinamika pergerakan pun cukup luas dan variatif. Dan yang tak kalah pentingnya, keragaman inilah yang membuat Polong Human Caring mempunyai jaringan donatur yang beragam dan cukup luas. Salah satunya dengan Heroes Lombok dan jaringan donatur Rusia.

Polong Human Caring

2. Toms Co ; Adalah komunitas relawan berlatar belakang seniman dan musisi ini tergolong bergerak lebih awal. Mulai dari menyalurkan logistik sejak awal gempa, membantu proses evakuasi korban, membangun fasilitas umum, sampai mengirim tujuh personil relawan ke Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.
Selain beranggotakan seniman, komunitas relawan ini berasal dari alumni Jogja asal Lombok. Tak heran, jejaring penggalangan dana dan pergerakan komunitas relawan rock n roll cukup luas dan cadas.
Hingga saat ini, komunitas relawan yang bermarkas di Dasan Agung, samping Islamic Center Mataram ini terus bergerap membantu recovery kehidupan warga Lombok yang lebih baik.

Toms Co on dutty

3. Semeton HMR; Semeton dalam bahasa Sasak juga berarti saudara. Sedangkan HMR adalah singkatan dari Haji Mohan Roliskana, Wakil Walikota Mataram.
Komunitas Semeton HMR ini sudah ada jauh hari sebelum gempa terjadi. Namun, gaung pergerakannya untuk sesama kian terdengar pascagempa melanda. Ratusan rumah singgah sementara dibangun Semeton HMR di wilayah kota Mataram.
Seperti komunitas relawan lain, Semeton HMR juga mempunyai latarbelakang anggota yang cukup unik. Selain dari aparatur sipil negara, personil Semeton HMR juga berasal dari seniman dan pegiat lingkungan. Dalam pergerakannya, Semeton HMR juga berafiliasi dengan Semeton Amtenar Indonesia (SAI); komunitas masa grup band Amtenar Mataram.

Semeton HMR

4. Mataram Emergency Response (MER); Sesuai namanya, MER juga salah satu komunitas relawan tangguh kota Mataram. MER banyak beranggotakan para pegiat lingkungan dan penggemar sepeda gunung.
Hingga saat ini, MER masih tetap dan terus bergerak membantu korban gempa Lombok. Tak sedikit bantuan telah disalurkan komunitas relawan ini. Mulai dari bantuan logistklik, fasilitas umum, dan tempat-tempat ibadah telah dibangun. Meski berasal dari Mataram, pergerakan MER cukup luas. Hampir di sejumlah daerah gempa MER berusaha hasir memberikan bantuan.

Mataram Emergency Response

5. Lombok Guardian (LG); Komunitas relawan ini lahir di Mataram pasca gempa 7,0 SR mengguncang Lombok. Sejak awal, Lombok Guardian yang menggandeng Yayasan Pawang Rinjani melakukan pergerakan di wilayah Lombok Utara. Mulai dari penyaluran logistik, pembangunan hunjan sementara, sampai pembangunan tempat ibadah.
Beda dengan komunitas relawan Mataram lain, Lombok Guardian mempunyai jejaring donatur dari Malaysia yang cukup bagus. Maklum, sejumlah personil komunitas ini berasal dari para pemilik perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia.
Kini, Lombok Guardian masih terus bergerak. Hanya saja, kawasan pergerakannya mulai merambah pelosok-pelosok Lombok Barat.

Lombok Guardian dan donatur Malaysia di Lombok Utara.

6. Matakali; Sebelum gempa, komunitas ini bergerak di bidang konservasi lingkungan. Khususnya, konservasi kawasan aliran sungai. Belakangan, komunitas Matakali berubah menjadi komunitas relawan.
Jika Semeton HMR bergerak membantu korban gempa kota Mataram, pergerakan Matakali lebih fokus di daerah terdampak gempa Lombok Barat. Seperti komunitas relawan lain, pergerakan Matakali juga meliputi banyak aspek. Mulai dari penyaluran logistik, membangun hunian sementara, membangun fasilitas umum, dan tempat-tempat ibadah.
Dalam pergerakan membangun tempat ibadah, Matakali yang bermarkas di Mambalan, Gunungsari, Lobar juga menjalin jejaring dengan sejumlah Galenarescue. Komunitas ofroader asal Sidoarjo yang membangun 50 musalla di KLU, Lobar, Lotim.
Kini, program Matakali mulai kembali ke habitatnya. Bergerak di bidang konservasi lingkungan dan penyelamatan sumber-sumber mata air. Menanam kembali dan menghijaukan sumber-sumber kehidupan yang terkoyak diguncang gempa.

Matakalimovement dan Galena Rescue

7. Pasir Putih; Pascagempa, yayasan yang tadinya banyak berkarya di bidang seni ini bermetamorfosis menjadi komunitas relawan. Tak sedikit jejak-jejak karya yang ditinggalkan komunitas ini.
Karena bermarkas di wilayah Pemenang, Lombok Utara, komunitas rawan ini fokus di daerah Lombok Utara, wabilkhusus di kecamatan Pemenang. Hingga kini, Pasir Putih masih terus menyebar kebaikan dan berkarya di tengah duka masyarakat Lombok Utara.

Pasir Putih

8. Relawan Santong; Komunitas relawan yang lahir dari sekitar pusat gempa Lombok Utara. Berlatar para pecinta alam, komunitas relawan Santong ini banyak berbuat untuk wilayahnya. Khususnya membantu bangkitnya warga kecamatan Kayangan, Lombok Utara.
Hebatnya, meski menjadi korban gempa, sejumlah pentolan Relawan Santong ini masih sempat terjun membantu korban gempa Palu dan Donggala.(*)

Relawan Santong

Selamat Hari Relawan Kawan
Apink Alkaff

UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda
Top