You are here
Home > NASIONAL > Di Lombok Selatan, Fiddin Prioritaskan Penanggulangan Krisis Air Bersih

Di Lombok Selatan, Fiddin Prioritaskan Penanggulangan Krisis Air Bersih

Lombok Timur – Pemulihan kondisi lingkungan di kawasan Lombok Selatan (Kecamatan Jerowaru, Keruak dan Sakra Timur) akan menjadi atensi dan prioritas utama pasangan Fiddin.  Agar nantinya masyarakat setempat bisa menikmati kehidupan yang lebih baik dan nyaman. Maklum, saat musim kemarau kerap terjadi bencana kekeringan dan krisis air bersih di kawasan selatan ini. Hal itu  diutarakan Cabup Lombok Timur nomor 4 Syamsul Luthfi, Selasa (5/6).

Menurut Luthfi, situasi yang dihadapi  warga Lombok Selatan saat ini tidak terlepas dari persoalan degadrasi dan menurunnya daya dukung lingkungan di wilayah tersebut. Selain itu anomali cuaca akibat pemanasan global yang kerap melanda NTB juga memperparah kerusakan lingkungan di wilayah itu. Bencana banjir rob, kekeringan maupun krisis air bersih mengindikasi ketidakseimbangan ekosistem secara menyeluruh,” ujar Luthfi.

Lebih jauh Syamsul Luthfi mengatakan, hilangnya sumber mata air di beberapa titik kawasan penyangga reservatoir melemahkan keseimbangan lingkungan. ” Jika kondisi lingkungannya tidak segera ditata dan direhabilitasi, maka bencana alam kerap terjadi lagi,” tambah kakak kandung Gubernur NTB ini.

Syamsul Luthfi menegaskan untuk memulihkan keasrian kawasan Lombok Selatan perlu segera dilakukan baik itu jangka pendek, menengah, dan panjang agar derita warga setempat tidak berkepanjangan. “Untuk itu Fiddin akan membuat action plan pemulihan kawasan secara terencana dan terukur yang melibatkan semua stakeholder,” sambungnya.

Luthfi juga tidak menampik adanya peran pemerintah daerah maupun pihak lain yang telah berbuat menanggulangi beban hidup warga selatan yang dilanda krisis air bersih dan bencana kekeringan dengan berbagai program. Namun demikian Luthfi melihat hal tersebut hanya bersifat karikatif karena tidak menyelesaikan problem lingkungan dari hulu sampai hilir. “Menyelesaikan degradasi dan memulihkan kerusakan lingkungan harus menyeluruh, tidak bisa secara parsial,” tambah Luthfi .

Untuk itu Luthfi menambahkan jika Fiddin memenangkan Pilkada Lotim ini agenda utamanya adalah memastikan ketersediaan jaringan air bersih untuk semua masyarakat. Terutama warga Kecamatan Keruak, Jerowaru dan Sakra Timur agar bisa diakses dan dinikmati secara berkala.

“Penyediaan jaringan air bersih merupakan bagian dari program infrastruktur dan kesehatan untuk semua warga Lombok Selatan terkait pemenuhan air bersih,” terang Luthfi.

Selain itu mantan anggota DPR RI berjanji akan bangun infrastruktur pengadaan air bersih. “Termasuk perbaikan saluran irigasi, bendungan dan waduk agar masyarakat di selatan dapat menikmati air bersih. Agar masyarakat tidak lagi mengandalkan air tadah hujan untuk bertani,” katanya.

Menurut Luthfi, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi salah satu programnya lantaran sangat vital dalam upaya menjaga kesehatan. Fiddin juga berjanji akan memperjuangkannya, bukan hanya air bersih, tapi juga air untuk pertanian. Soal teknisnya, Lutfi mengaku pihaknya  sudah rancang, berikut dengan irigasi yang terintegrasi dengan infrastruktur pusat maupun pihak pemprov, seperti dengan BWS.

Sementara itu untuk pengembangan pariwisata di kawasan selatan, Sambelia dan Sembalun lanjut Luthfi, Fiddin akan menuntaskan problem agraria di tiga kawasan tersebut agar ada kepastian hak agraria secara adil. “Dengan adanya kepastian hukum atas hak agraria akan berdampak baik untuk investor yang akan berinvestasi di Lombok timur,” tambahnya .

Luthfi menyadari menyelesaikan problem agraria ditiga wilayah ini tidaklah mudah karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan berbagai kepentingan yang saling bertautan.’ untuk itu Fiddin akan mengedepankan musyawarah untuk mendengarkan semua aspirasi terkait problem agraria tersebut,” bebernya .

Pendekatan represif dalam menyelesaikan sengketa agraria , menurut Luthfi kerap kontraproduktif untuk kepentingan program pembangunan. “Intinya Fiddin tidak ingin menyakiti hati rakyat dalam menuntaskan problem agraria di kawasan wisata Lotim,” tegasnya.

Sementara itu untuk pengembangan pariwisata di kawasan selatan, Sambelia dan Sembalun lanjut Luthfi, Fiddin akan menuntaskan masalah agraria di tiga kawasan tersebut agar ada kepastian hak agraria secara adil. “Dengan adanya kepastian hukum atas hak agraria akan berdampak baik untuk investor yang akan berinvestasi di Lombok timur,” tambahnya.

Luthfi menyadari menyelesaikan problem agraria ditiga wilayah ini tidaklah mudah karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan berbagai kepentingan yang saling bertautan.’ untuk itu Fiddin akan mengedepankan musyawarah untuk mendengarkan semua aspirasi terkait problem agraria tersebut,” bebernya.

Pendekatan represif dalam menyelesaikan sengketa agraria , menurut Luthfi kerap kontraproduktif untuk kepentingan program pembangunan. ” Intinya Fiddin tidak ingin menyakiti hati rakyat dalam menuntaskan problem agraria dikawasan wisata Lotim,” tegasnya.(*)

UTARAKITA
UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda
Top