You are here
Home > ADVENTURE > PARIWISATA > Dibalik Empat Bahan Masakan Termahal di Dunia

Dibalik Empat Bahan Masakan Termahal di Dunia

Hasil masakan yang nikmat bukan hanya bergantung dari teknik mengolahnya, tapi juga kualitas bahan-bahannya. Untuk mendapat bahan masakan yang berkualitas tentu ada harga yang harus dibayar.

Beberapa bahan masakan bahkan memiliki harga selangit. Tapi harga tersebut sepadan dengan kualitas dan prosesnya yang memakan waktu lama. Anda ingin tahu apa saja bahan masakan termahal di dunia? Berikut daftarnya.

Aceto Balsamico
Aceto Balsamico
  1. Aceto Balsamico

Cuka tradisional asli Italia atau aceto balsamico terbuat dari hasil panen anggur Trebbiano putih terakhir. Anggur ini direbus dengan suhu tertentu hingga terbentuk konsentrat. Cairan tersebut kemudian ditempatkan dalam serangkaian barel tertutup kain, sehingga air menguap dari waktu ke waktu sampai cairan berubah menjadi sirup kental, gelap, manis, dan dengan rasa yang kompleks.

Pembuatannya memakan waktu minumum 12 tahun dan rasa paling nikmat adalah cuka yang berusia 25 tahun. Produk harus dibuat dengan standar ketat di provinsi Modena atau Reggio Emilia Italia. Sebelum dikemas dalam botol per 100 mililiter, cuka ini harus melalui kontrol konsorsium di daerah tersebut. Harganya US$ 200 atau Rp 2.500.000 per 100 mililiter.

Jamon Iberico de Bellota
Jamon Iberico de Bellota
  1. Jamon Iberico de Bellota

Jamon Iberico de bellota adalah olahan kaki babi yang diternakkan di hutan ek tua di bagian barat Spanyol.

Babi-babi tersebut hanya mengonsumsi biji-bijian, jamur liar, dan rumput di area tersebut. Hal ini untuk menghasilkan daging yang kaya rasa dan rendah lemak jenuh. Bagian kaki babi kemudian diawetkan dengan cara tradisional. Harga kaki babi ini US$ 1.300 atau Rp 16.400.000 per 6,8 kilogram.

 

Saffron yang dalam bahasa Indonesia disebut Kuma Kuma
Saffron yang dalam bahasa Indonesia disebut Kuma Kuma
  1. Saffron

Berasal dari bunga, Saffron merupakan rempah termahal di dunia. Tumbuhan ini tumbuh subur hanya di wilayah Mediterania dan Timur Tengah. Sebelum dikemas, rempah ini dinilai kualitasnya oleh Badan Standarisasi Internasional (ISO) yang berbasis di Swiss. Peringkatnya mulai dari 0 hingga 250, tergantung warna, aroma dan rasa. Untuk Saffron kualitas terbaik harganya US$ 30 atau Rp 370.000 per gram.

Mengapa harga Saffron sangat mahal? Ternyata ada proses yang rumit untuk mendapatkannya. Dibutuhkan banyak pekerja untuk memetiknya secara hati-hati. Bunga dibersihkan, disortir benang-benangnya untuk kemudian dipanggang. Dibutuhkan area seluas lapangan sepakbola hanya untuk memproduksi 1 pon bunga Saffron, yang harus dipetik segera setelah mekar.

Sarang walet
Sarang walet
  1. Sarang burung walet

Sarang burung walet sering dijadikan olahan sup. Harganya memang sangat mahal, terutama jika sarang tersebut hanya diambil dari satu burung saja. Sarang tersebut terbuat dari air liur burung dan dipercaya mengandung nutrisi tinggi. Biasanya sarang-sarang banyak ditemui di gua-gua yang berada di wilayah Asia Tenggara, seperti Indonesia dan Malaysia.

Tapi kini ada juga pebisnis yang sengaja membuat ruangan untuk dijadikan sarang burung walet. Saat sarang sudah cukup banyak akan lebih mudah diambil dan langsung dijual. Harga sarang burung ini sekitar US$ 1.000 atau Rp 12.500.000 per 0,5 kilogram. Dibutuhkan waktu hingga dua bulan untuk burung walet jantan membangun sarang halus dari air liurnya. Setiap burung akan membangun hanya dua sampai tiga sarang per tahun, dan ini dilakukan hanya pada musim semi.(*)

Mutia Nugraheni/MUT

 

UTARAKITA
UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda
Top