You are here
Home > ADVENTURE > Gawe Gawah 2017 dan Mimpi Pawang Rinjani 

Gawe Gawah 2017 dan Mimpi Pawang Rinjani 

“Kado kedua kami untuk bumi”

Ghirah kita, Pawang Rinjani, pada alam menumbuhkan tegakan baru. Bukan saja pada perkara materi semata, tetapi lebih pada mahabbah yang mengalir dan mengisi rasa untuk tetap sadar. Bahwa kita (manusia) tak mampu hidup sendiri.
Ada mahluk intoleran yang lebih dasar menopang tiap kebutuhan bumi dan manusia yang diatur dan tersetruktur. Adalah menjadi manusia yang rahmatan lilalamin.


Langkah Mujahaddah bumi ini tidak saja cukup dengab uji akademis atau sekedar riset. Sejatinya ketergerakan kita secara konstan dengan langkah yang mewakili ucapan, dan ini bagian dari menumbuhkan ladang-ladang sadekah kita yang tak putus kepada bumi dan sesama.
Ruang nonstrategis bagi Pawang Rinjani menjadi bagian yang utuh dari Daulat Pohon sebagai aplikasi bersama. Ruang nonstrategis sebagai skenario dalam pengolahan lingkungan di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Yang mana pada hajatannya memberi sudut pandang baru dalam satu pergerakan untuk alam. Pengelolaan, lingkungan dari rumahtangga dan lingkungan sekitar. Baik pengelolaan hutan lindung maupun hutan konservasi bagi masyarakat secara luas. Dengan sinergi dan strategi diharapkan dapat membangun sistem yang pengelolaannya bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Ruang nonstrategis jauh diartikan Pawang Rinjani sebagai ruang non area publik yang terdiri dari hutan lindung, HKM, hutan konservasi, daerah tanggkapan air, DAS, areal perkembunan masyarakat. Baik di zona sabuk hijau, lahan kritis dan lahan lahan lainnya yang ditumbuhkan kembali dapat memberi dampak dan manfaat yang lebih luas.
Pada hajatannya, ruang nonstrategis ini dihajatkan sebagai ruang multi manfaat (combo). Selain sebagai daerah resapan air, kilang oksigen, juga bermanfaat untuk sumber daya alam lainnya. Juga mempunyai fungsi ekonomis secara luas dan tak berbatas. Dengan upaya tetap menjaga tegakan tetap tumbuh sebagai sumber penghasilan multikultur.
Ruang nonstrategis ini sebagai salah satu upaya membangun psikologi bergantung manusia kepada alam. Juga terus berikhtiar membangun kesadaran masayarakat. Wabilkhusus tentang upaya perbaikan lingkungan yang terbangun sebagai penunjang ekonomi keluarga dan nasional.

Evakuasi gatep di Hutan Mini Pawang Rinjani

Selayaknya janji hati pada bumi, Pawang rinjani, setelah tanggal 23 Oktober, dengan core aplikasi bersama daulat pohon pun, memberikan warna baru pada pola konservasi berbasis tekhnologi. Menumbuhkan dan teraplikasi untuk Lombok Utara, NTB dan dunia.
Sembari tetap memberikan dampak fositif, flamboyan pun dikenal dan mendapat tempat di hati masyarakat. Penghijauan berbasi komunitas di ruang strategis pada pola tanggap masayarakat, akan pentingnya pohon sebagai keberlangsungan manusia. Dan Juga memberi semangat bagi volunteer untuk tetap bermujahaddah dalam gerilya menumbuhkan keteduhan dan sejuta kebaikan.
Untuk itu semua, kami Pawang Rinjani dan para pecinta alam Lombok kembali menebar jutaan bibit kebaikan yang bisa dinikmati anak cucu kita. Sebanyak dua juta pohon sengon, gatep, duren, dan beragam jenis penyangga kehidupan kan kami rilis.

Jutaan sengon yang siap di rilis dalam Gawe Gawah Pawang Rinjani 2017

Merupakan mujahadah kecil, Pawang Rinjani, untuk konstan bergereliya membangun jejaring hijau. Dengan bantuan pohon dari BPDAS Dodokan Moyosari, dan Galuh Fondation, ditambah satu juta pohon dari Pawang Rinjani, insyallah pada akhir 2017 ini, kami para Pawang Rinjani, akan memberikan kado ulang tahun yang kedua untuk bumi. “Kami, Pawang Rinjani akan mengadakan peletakan tiang dimulainya gerakan lain untuk lingkungan, Gawe Gawah 20. Ada green camp di hutan kecil kami,” terang Pramohardi, Ketua Pawang Rinjani.
Gerakan ini kata Pramuhardi, sebagai upaya membangun mimpi dan merampungkan perancangan Hutan Mini Kota Pawang Rinjani. Yang nantinya dihajatkan sebagai ruang pemulian dan pengayaan kenaekaragaman pohon endemik. Juga sebagai media vegetasi kecil dan wakaf oksigen untuk kehidupan. (*)

UTARAKITA
UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda
Top