You are here
Home > EKONOMI BISNIS > International Halal Travel Fair Hadirkan 300 Buyers

International Halal Travel Fair Hadirkan 300 Buyers

Mataram – International Halal Travel Fair (IHTF) 2016 di Mataram akan dihadiri sekitar 280 buyers. Sebagian besar diantaranya, atau sekitar 250 merupakan buyers domestik. Sisanya, 20 buyers Malaysia, tiga Singapura, dan lima partner bisnis yang khusus menggarap wisatawan timur tengah. Rencananya, IHTF ini akan dipusatkan di Hotel Lombok Raya, Mataram 21 – 22 September 2016.

IHTF kali pertama yang digelar di Indonesia ini juga dirangkai dengan Rapat Kerja Nasional ASITA di Mataram. ‘’Sebanyak 250 buyers domestik ini juga merupakan anggota DPD ASITA se-Indonesia. Mereka juga datang sebagai peninjau,’’ kata Kadis Kebudayaan dan Parwisata NTB HL Muhamad Faozal dalam jumpa pers, Senin (19/9).

Menurut Faozal, dalam even ini tuan rumah akan menggelar sejumlah produk halal tourism yang menjadi kebanggaan Lombok Sumbawa. Antara lain, terkait destinasi halal tourism dan kuliner halal.

Selain itu sambung Faozal, pihaknya akan melakukan sosialisasi Perda no.2/2016 tentang pariwisata halal. Untuk itu, kegiatan ini juga akan dihadiri sekitar 100 general menejer hotel se-NTB.

Diharapkan, momen ini bisa bisa mempercepat akselerasi halal tourism kepada para pelaku pariwisata. ‘’Dengan menggelar IHTP yang didalamnya ada Rakernas ASITA ini, kita sudah mencoba bermain di tataran pasar,’’ ungkapnya.

Dipilihnya pasar Malaysia terang Faozal, lantaran negara tetangga ini lebih dahulu bermain di pasar halal tourism maupun muslim treveler dunia. Pun halnya dengan Singapura yang juga tak kalah strategisnya untuk pasar halal tourism ini. ‘’Karena Malaysia lebih dulu bermain di pasar ini, tidak salah jika kita menggandeng Malaysia untuk mendapat pasar muslim treveler ini,’’ tandas Faozal.

Di tempat yang sama, Ketua DPD ASITA NTB, Umbu Joka Dewantoro menambahkan, 250 anggota DPD ASITA se-Indonesia nantinya akan membantu menjual paket wisata halal Lombok Sumbawa. ‘’Intinya, bagaiman membuat Lombok Sumbawa yang sudah mendapat predikat Best Halal Tourism ini bisa terus berkembang,’’ ujar Umbu.

Umbu memperkirakan, satu orang akan melakukan transaksi sekitar Rp 4 juta selama IHTF digelar. Artinya, 250 buyers itu akan melakukan transaksi selama kegiatan ini senilai sekitar Rp. 11 miliar. Kita juga berharap, even ini bisa menjadi pintu masuknya investasi di Lombok Sumbawa,’’ kata Umbu.

Mengingat pentingnya even ini, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, H Affan Ahmad juga berharap, IHTF ini bisa menjadi agenda pariwisata tahunan. Affan yakin, even-even ini memberikan dampak langsung bagi perkembangan pariwisata Lombok Sumbawa. (*)

 

 

 

 

 

UTARAKITA
UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda
Top