You are here
Home > INTERNASIONAL > Kembali Digelar, Festival Pesona Tambora 2017

Kembali Digelar, Festival Pesona Tambora 2017

Mataram – Festival Pesona Tambora (FPT) kembali digelar. Even tahunan yang akan digelar untuk kali ketiga ini juga tidak banyak yang berubah dibanding sebelumnya.
Pengelola kegiatan masih dipegang Kompas, jenis kegiatan juga hampir sama dengan sebelumnya, dan pusat kegiatannya pun masih tetap di lereng gunung Tambora, Doro Canga, Dompu, 11 April mendatang. Bedanya, materi kegiatan festival rakyat di Pulau Sumbawa ini dipastikan mengalami beberapa perubahan.

Parade rimpu dalam FPT 2016 lalu

Seperti hajatan sebelumnya, even ini dirancang untuk mengenang kembali dua abad meletusnya Tambora. Yang konon katanya, letusan Tambora ini juga mempengaruhi iklim dunia dan merubah peradaban warga sekitar lereng Tambora.
Jika tahun lalu kick off FPT ini dilakukan di Mataram, tahun ini Kadis Pariwisata NTB, HL Muhammad Faozal berencana peluncuran FPT ini dimulai dari Jakarta. Dengan harapan, gaungnya bisa lebih menasional. “Saya yakin, jika peluncurannya dimulai dari Jakarta, nendangnya akan lebih besar,” ungkap Faozal dalam Rapat Koordinasi FPT di Hotel Golden Tulip Mataram, Senin (1/3).

Sempat, Pemda Dompu selaku tuan rumah senpat mengusulkan agar pusat kegiatan FPT 2017 ini digelar di alun alun Kota Dompu bersamaan dengan peringatan hari jadi Kabupaten Dompu. Namun, usulan itu ditolak Faozal. Tidak itu saja, Faozal juga tetap meminta agar puncak kegiatan tetap digelar pada 11 April. “Capek kita memperkenalkan Doro Canga kepada dunia. Jangan dipindah pusat kegiatannya. Dan 11 April itu momentum yang sudah dikenal dunia,” terang Faozal.

Atraksi terjun payung TNI AL di Doro Canga pada FPT 2016

Selain pusat kegiatan, FPT 2017 kali ini juga akan dimeriahkan lomba bersepeda lintas alam Sumbawa sejauh 320 kilometer. Menurut Direktur Komunitas Harian Kompas Rusdi Amral, lari lintas Pulau Sumbawa berjarak 320 kilometer ini dilaksanakan mulai 5 sampai 8 April 2017. Start dari Kabupaten Sumbawa Barat dan finish di Doro Canga, Kabupaten Dompu.
Untuk kualifikasi peserta kata Rusdi, salah satunya pernah ikut marathon yang sama 320 kilometer. “Itu syarat utama. Jumlah pesertanya terbatas karena yang bisa ikut juga harus pernah mengikuti lomba 320 kilometer juga terbatas,” kata Rusdi.

FPT 2016 di Doro Canga

Selain marathon, keterlibatan TNI AL dalam even kali ini juga tetap ada. Salah satunya dengan menghadirkan kapal perang dan menggelar aksi terjun payung pasukan elit TNI AL, Marinir, di Doro Canga.

Tak ketinggalan, tuan rumah juga akan menggelar tarian masal dan parade rimpu di Doro Canga. Dan bagi penggila olahraga liar trabas, Festival Tambora juga kembali menyuguhkan trabas lintas Tambora yang tentunya menawarkan jalur baru. Untuk para pendaki, even ini juga spesial memang diperuntukkan untuk kalian. (*)

Apink Alkaff

apink alkaff
apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com
http://utarakita.com
Top