You are here
Home > ADVENTURE > Keseruan Lintas Alam GPA Santong – UTARAKITA

Keseruan Lintas Alam GPA Santong – UTARAKITA

Santong – Perhelatan Lomba Lintas Alam dan Penghijauan se-Pulau Lombok 2015, Gabungan Pencinta Alam santong (GPA Santong) Sabtu dan Minggu 21 sampai 22 November 2015 berlangsung seru. Gelaran rutin tahunan ini diikuti 37 tim. Masing-masing tim terdiri atas empat orang.

Peserta Lomboa Lintas Alam GPA Santong saat menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya (photo: apink alkaff)
Peserta Lomboa Lintas Alam GPA Santong saat menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya (photo: apink alkaff)

Selain itu, even yang cukup menyedot perhatian kalangan pegiat lingkungan ini menyuguhkan pemutaran film dokumenter lingkungan dan dimeriahkan penampilan salah satu group band Kota Mataram, Pawang Reagge Band.

Even yang memperebutkan piala bergilir ini dimenangkan tim Bobo’ Ciang asal Kapa SSC Fakultas Pertanian Universitas Mataram (FP UNRAM). Sedangkan juara dua dan tiga disabet tim Mapala Handayani IKIP Mataram dan Wanapratala, Fakultas Teknik UNRAM.

Sayangnya, kegiatan lingungan ini kurang mendapat perhatian pemerintah setempat. Baik dari pemerintah desa maupun pihak Kecamatan Kayangan. Buktinya, kepala Desa Santong dan Camat Kayangan tidak nongol dalam kegiatan ini.

Syukurnya, utusan Dinas Pertanian Perkebunan Kehutanan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Utara serta Pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Resort Kayangan hadir dalam kegiatan ini.

Penampilan Pawang Reagge Band, menambah keseruan Lintas Alam GPA Santong (photo apink alkaff)
Penampilan Pawang Reagge Band, menambah keseruan Lintas Alam GPA Santong (photo apink alkaff)

Menurut Ketua Panitia Lomba Lintas Alam dan Penghijauan se-Pulau Lombok 2015 GPA Santong, Nenie Agustina Rizkyanti, panitia sudah menyampaikan undangan kepada sejumlah pejabat pihak terkait. Namun, saat acara sudah dimulai tidak ada satu pun dari para pemangku kebijakan desa dan kecamatan mengirim perwakilannya. ‘’Meskipun kurang perhatian dari pemerintah desa maupun kecamatan, kami tetap menggelar kegiatan ini,’’ jelas Nenie kepada Utarakita.com.

Keluhan yang sama juga dipaparkan Irham Hadi, Ketua GPA santong. Menurutnya, tidak semestinya para pemangku kebijakan desa maupun kecamatan tidak memberikan perhatian dalam gelaran ini. ‘’Pas ada kejadian atau bencana saja kami dicari-cari, namun saat kami ada kegiatan tidak ada yang mau memperhatikan,’’ keluh Adet, sapaan akrab Ketua GPA Santong.

Para Pawang Rinjani usai kegiatan Lomba Lintas Alam dan Penghijauan se-Pulau Lombok 2015 GPA Santong. (photo: apink alkaff)
Para Pawang Rinjani usai kegiatan Lomba Lintas Alam dan Penghijauan se-Pulau Lombok 2015 GPA Santong. (photo: apink alkaff)

Saat dikonfirmasi via telepon, Kepala Desa Santong HM Zaeni Ansori tidak bisa dihubungi. Padahal lokasi kegiatan gelaran ini berada tepat di depan kantor Desa Santong yang juga berada di samping Sekretariat GPA Santong. Sedangkan Camat Kayangan mengaku sedang ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan.

Meskipun tanpa dukungan para pejabat tersebut, gelaran ini berjalan sesuai rencana. ‘’Saya salut atas perjuangan teman-teman panitia dan anggota GPA Santong dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga ini menjadi awal dari tujuan kita bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan,’’ jelas Pramuhadi, Ketua Pawang Rinjani saat ditemui disela-sela ratusan peserta lomba. (Supaq Fahmi)

Editor : Apink Alkaff

Supaq
Supaq
Lahir di Surabaya bulan April, namun sejak tahun 2002 hijrah ke Lombok dan sekarang tinggal di Lombok Utara.
http://www.utarakita.com
Top