You are here
Home > NASIONAL > Mi6 : LutFer Kian Agresif dan Trengginas

Mi6 : LutFer Kian Agresif dan Trengginas

Mataram – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi – Fersi Sofiyan SH (Lutfer) terus menunjukkan grafik peningkatan dukungan. Penantang petahana ini kian  agresif dan trengginas dalam menjaring basis dukungan di tingkat bawah.

Lebih-lebih, pergerakan pasangan LutFer ini mendapat dukungan sembilan partai politik pengusung. Yakni Golkar, PAN, PPP, PKB, PKPI, Nasdem, Gerindra, PBB, dan Hanura yang makin memperkuat posisi dukungan terhadap pasangan Nomor Urut 2 ini.
Calon Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi, sendiri sudah lama membangun komunikasi dengan masyarakat. Bahkan setahun sebelum pendaftaran dan penetapan pasangan calon, sudah bergerilya.
Lutfi juga dikenal sebagai sosok yang selalu mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan. Khususnya kegiatan anak-anak muda, sehingga ketika maju menjadi calon, maka dukungan cepat mengalir.

Demikian pengamatan direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto , SH yang disampaikan kepada media melalui siaran pers , Sabtu (24/3).

Direktur Mi6 yang akrab disapa Didu melihat kemampuan komunikasi politik Lutfi harus diakui.  Tidak hanya dilevel arus bawah, namun juga di elit politik. “Buktinya banyaknya parpol yang mampu digaet dan menjadi kendaraan politiknya,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Didu kemampuan LutFer mengambil hati Ketua Partai NasDem, Mutmainah, keponakan Petahanan, H A Rahman patutlah diacungi jempol. Hal ini tentu bukan pekerjaan yang mudah dilakukan , jika tidak ada kepercayaan politik yang kuat. “Disinilah unikuenya konfigurasi bloking politik dalam Pilkada kota Bima,” tambahnya.

Menurut Didu, modal penting lain yang dimiliki Lutfi adalah sudah dua periode menjadi anggota DPR RI dapil NTB. Sehingga untuk tingkat pengenalan, tidak diragukan lagi. Apalagi Lutfi dianggap sosok yang tidak terlalu protokoler. “Sering nimbrung dan ngobrol dengan masyarakat di pinggir-pinggir jalan. Sikap merakyat inilah yang membuat dukungan kepadanya terus bertambah,” ujar didu .

Sementara itu Dimata Mi6, Feri Sofiyan, sudah tiga periode menjadi anggota DPRD Kota Bima. Juga menjadi Ketua DPD PAN Kota Bima. Partai yang selalu solid dan memiliki jejaring hingga tingkat bawah.
“Perpaduan dua kekuatan politik ini mampu menggetarkan pasangan calon lainnya. Setiap kampanye tatap muka, dialogis, selalu riuh dengan masyarakat yang menghadirinya,” tandas Didu yang juga mantan Direktur Eksekutif Daerah WALHI NTB dua periode .

Dengan mengusung jargon perubahan, menjadikan Paslon LutFer sebagai figur yang didambakan. Dukungan dari tokoh agama, tokoh masyarakat pun semakin mengalir. Termasuk dukungan kelompok muda melalui barisan Pemuda Lutfi.
Pasangan ini juga tidak mengenal lelah dan tidak takut memasuki wilayah yang diklaim sebagai basis rival politiknya. Di kantong yang dianggap sulit, justru sambutan meriah. (*)

UTARAKITA
UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda
Top