You are here
Home > NTB > Pesona Ramadhan, Ajang Kreasi Islami Jelang MTQ

Pesona Ramadhan, Ajang Kreasi Islami Jelang MTQ

Mataram – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB kembali menggelar even promosi wisata bertajuk Pesona Ramadan Lombok Sumbawa. Even kali pertama yang digelar di bulan puasa ini akan menjadi ajang kreasi Islami menjelang digelarnya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXVI.

0-pesona ramadanRencananya, even yang dipusatkan di Taman Budaya Mataram ini digelar mulai 20 sampai 27 Juni 2016. Disamping  me-lounching paket wisata halal, panitia akan menggelar sedikitnya tujuh mata lomba bernuansa Islam.

Antara lain, lomba fashion show muslim, bazar ramadhan, festival bedug, pesona 1000 masjid, photo kontes, lomba kaligrafi Islam, dan lomba menulis sejarah Islam. ‘’Khusus untuk pesona 1000 masjid, yang dilombakan adalah kebersihan masjid-masjid dan menejemen masjid terutama di daerah-daerah tujuan wisata. Total hadiah  untuk lomba ini Rp 20 juta,’’ kata Kadis Kebudayaan dan Pariwisata NTB HL Muhammad Faozal dalam press conference di kantornya, Jumat (10/6).

Dijelaskan Faozal, bazar ramadhan ini akan melibatkan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) NTB dan pihak perhotelan yang tergabung dalam PHRI NTB. Untuk pemeran foto sambungnya, akan dilaksanakan oleh komunitas foto NTB. Sedangkan untuk lomba kaligrafi akan dikelola Museum NTB.

Untuk festival bedug sambungnya, nantinya akan melibatkan sekolah-sekolah. Nantinya, peserta menampilkan kreasi siswa dalam memainkan bedug maupun percusi.

Akan halnya dengan lomba menulis sejarah Islam terang Faozal, dibukan untuk umum. Nantinya, tulisan bisa dikirim ke pesonaramadhan@gmail.com atau dicetak dan diserahkan langsung ke panitia di Taman Budaya Mataram.

Lomba menulis sejarah Islam ini diperuntukkan untuk umum. Materinya bisa tentang sejarah Islam masuk Lombok Sumbawa. Atau sejarah perkembangan Islam di Lombok  Sumbawa.

‘’Kita ingin, momentum ramadhan kali ini bisa menjadi ajang media promosi kekhasan ramadhan Lombok Sumbawa. Dan even ramadhan yang terorganisir seperti ini baru kali pertama di gelar di NTB,’’ terangnya. (*)

Apink Alkaff

apink alkaff
apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com
http://utarakita.com
Top