You are here
Home > NASIONAL > Relawan TPS Zul-Rohmi Siap Antisipasi Kecurangan Pilkada

Relawan TPS Zul-Rohmi Siap Antisipasi Kecurangan Pilkada

Mataram – Tujuh hari jelang Pilkada serentak 27/6 mendatang,Tim Relawan Zul-Rohmi Nusa Tenggara Barat telah menunjukkan kesiapannya memenangkan paslon No 3, Duo Doktor. Setelah memastikan soliditas tim, mereka membentuk Relawan TPS yang akan terjun langsung mengawal pencoblosan hingga penghitungan suara di semua TPS se-NTB.

Ketua tim Relawan TPS Zul-Rohmi M. Ihsanul Wathony yg akrab dipanggil ichan menjelaskan, tugas Relawan TPS Zul Rohmi ikut memback up Tim Resmi Zul Rohmi pada hari pencoblosan yakni mengawal dan mendokumentasikan hasil pemilihan hingga proses penghitungan sampai tingkat kecamatan.

Relawan TPS yang terbentuk beberapa bulan lalu ini yang terdiri dari Sahabat NTB, Relawan NTB Gemilang, Jet Tempur, Pasukan Berani Mati Zul Rohmi dan puluhan kelompok relawan di desa desa rencana akan dikukuhkan di Praya Rabu sore ( 20/6) bertepatan dengan acara kampanye dialogis Zul Rohmi yang disertai tausiah shalawatan dan halal bi halal bersama TGB.

Tim Relawan TPS yang terdiri dari unsur masyarakat setempat ini lanjut Ichan semacam Satgas atau task force yang akan mengawasi para penyelenggara pilkada seperti KPU dan Panwaslu untuk mengantisipasi adanya kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang bisa merusak kredibilitas penyelenggaraan Pilkada serentak di NTB.

“Kami yakin komponen pelaksana Pilkada sudah profesional dan adil, namun relawan TPS yang kami bentuk tetap ikut mengawal jangan sampai ada kecurangan-kecurangan karena memang ada beberapa info yang kami terima tentang adanya indikasi kecurangan dari kelompok tertentu di wilayah tertentu. Kita antisipasi hal-hal demikian.” beber Ichan disela-sela mengikuti open house TGB di Pancor, Sabtu ( 16/6) .

Ichan menambahkan Relawan TPS ini juga terdiri dari semua element relawan dan jaringan ZulRohmi yang sudah terbentuk sebelumnya. “Jumlah Relawan kita sesuaikan dengan jumlah TPS yang ada. Untuk wilayah tertentu yang rawan kecurangan kita tugaskan lebih dari tiga orang perTPS,” pungkasnya.(*)

UTARAKITA
UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda
Top