You are here
Home > MARITIM > Selamat Pagi Indonesia – UTARAKITA

Selamat Pagi Indonesia – UTARAKITA

Selamat Pagi Indonesia Timur

Fajar perdana 2016, di dermaga Waiwo, Raja Ampat, tempat terbaik di dunia untuk snorkeling. Kita harus jaga alamnya. Rawat lautnya. Keindahan Raja Ampat, Labuan Bajo tidak kalah dengan tempat wisata di negara lain. Ayo ajak keluarga berwisata di dalam negeri!

Presiden Joko Widodo menghabiskan acara pergantian tahun 2015-2016 di Raja Ampat, Papua. Pilihan ini menandakan perhatian cukup dari presiden terhadap wilayah paling timur di Indonesia itu. Namun, masih banyak yang harus dilakukan. Demikian kata Presiden Jokowi dalam akun pribadi yang diposting ke group Backpacker Nusantara, 1 Januari 2016.

Ketika Presiden Joko Widodo menikmati senja perdana 2016.
Ketika Presiden Joko Widodo menikmati senja perdana 2016.

Kedepan, NTT dan Papua, wabilkhusus Raja Ampat, bakal mendapat perhatian serius dari Jokowi. Selain dua tujuan wisata dunia ini memang keren dan ajib, daerah ini juga merupakan penyumbang suara terbanyak yang menghantarkan Jokowi ke tampuk kekuasaannya. Saking sayangnya Jokowi dengan Papua, sampai-sampai salah seorang tokoh adat Papua diangkat langsung menjadi staf khusus presiden.

Ketika isu Jokowi mengutak atik tambang Freeport Mc Moran mencuat, tentu Jokowi harus menggeser bidikannya ke sektor pariwisata. Karena omong kosong tambang akan bersanding sejalan dengan pengembangan pariwisata.

Begitu pun halnya dengan keindahan bagian timur Indonesia, keindahan Tanjung Bunga tentu akan menjadi garapan utama pemerintahan Jokowi kedepan.

Lantas bagaimana dengan NTB? Jika NTT dan Papua dilihat sebagai bawang putih, maka NTB akan dipandang bawang merah di mata pemerintahan Jokowi.

On The Way bekerja sambil berlibur ala Jokowi di NTT dan Raja Ampat, Papua.
On The Way bekerja sambil berlibur ala Jokowi di NTT dan Raja Ampat, Papua.

Sebagai orang NTB, saya sangat sadar Jokowi akan memandang daerah ini sebelah mata. Terang saja, hanya sekitar 25 persen warga NTB yang memilih Jokowi. Sisanya, Prabowo semua. Mau tidak mau, suka tidak suka, itu harus diterima.

Jangan heran juga jika sekarang provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) juga harus gigit jari dengan janji Jokowi dalam pengalokasian anggaran pengembangan kawasan Mandalika Resort di Kabupaten Lombok Tengah sebesar Rp 1,8 triliun pada 2016 ini gagal total.

Saat warga NTB gigit jari lantaran dana Rp 1,8 triliun itu hangus, datang Wakil Presiden Jusuf Kalla. Itung-itung untuk mengurangi luka warga NTB yang gigit jari.

Soal NTB, Kalla memang yang punya garapan. Bagaimana kemudian Bandara Internasional Lombok (BIL) ini sukses terbangun memang tidak lepas dari tangan dingin Kalla. Kedepan, permainan Kalla juga bakal banyak dilakukan di daerah bawang merah NTB ini.

Pilihan kerja sambil berlibur ala Jokowi dipenghujung  tahun ke NTT dan Papua ini tidak saja membuat ngiri, tetapi juga patut mendapat apresiasi. Karena bagaimana pun juga, ketika pemerintahan Jokowi mau menggarap pariwisata Indonesia timur, tentu mau tidak mau juga, Jokowi harus membenahi gerbang pariwisata Indonesia timur ini, NTB. (*)

Oleh; Apink Alkaff

UTARAKITA
UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda
Top