You are here
Home > ADVENTURE > Team Matador Racing All Star Juara GFNY Championship Asia 2017

Team Matador Racing All Star Juara GFNY Championship Asia 2017

Raziif Jaafar dan Shirley Teo raih podium pertama Top 3 overall”
Mataram – Tim Matador Racing All Star kembali menjuarai Gran Fondo New York (GFNY) Championship Asia 2017. Keempat racer profesional (Michael Naert, Alexander Ivakov, Dan Smith, Dwi Ratsongko) ini mencatatkan total team time 17 jam 47 menit 57 detik.
Tim ini menjadi yang tercepat di kelas long distance 168 kilometer dan mengalahkan Team G2Hm (Edi Purnomo, Juwanto, Candra Duana Utama, dan Yohanes Tekno Wijaya) di posisi kedua dengan total team time 19 jam 05 menit 09 detik. Sedangkan juara ketiga kelas beregu ini dimenangkan Focus Racing Team (Aryanto Nugroho, Cahya Diputro, Jonni, dan Marwan) dengan total team time 19 jam 15 menit 15 detik.

Untuk nomer bergengsi 168 kilometer top 3 overall, Raziif Jaafar dari Malaysia menjadi yang tercepat dengan waktu 04 jam 17 menit 56 detik. Diurutan kedua diraih Michael Naert racer asal Singapore dengan waktu 04 jam 17 menit 57 detik, dan diposisi ketiga diraih Alexander Ivakov atlet kawakan asal Rusia dengan catatan waktu 04 jam 18 menit 04 detik.
Untuk Top 3 Overall Female podium pertama diraih Shirley Teo dari Singapore dengan waktu 05 jam 53 menit 18 deti. Podium kedua ditempati Fransisca Harlijanto dari Indonesia dengan waktu 06 jam 45 menit 21 detik serta podium ketiga ditempati Jcy Ho asal Hongkong dengan waktu 06 jam 57 menit 39 detik.
Untun podium pertama Overall Category Male dan Female mendapat privilege untuk berada di first coral dengan start di depan pada GFNY yg berlangsung di New York. Untuk pemenang kategori umur sejumlah 10% dari jumlah peserta di kategori umur tersebut yg dapat privilege yg sama yaitu mendapat first coral atau start di depan.
Yang tak kalah hebatnya, di kategori Him dan Her 168 kilometer, pasangan Jocelyn Siew dan Ong Phei Es menjadi yang tercepat dengan total team time 05 jam 14 menit 35 detik. Selanjutnya pasangan Loke Chee Keong dan Siw Eng Ehun diposisi kedua dengan team time 05 jam 38 menit 09 detik. Sedangkan diurutan ketiga diraih pasangan Widi Bruno dan Francesco Bruno dengan team time 06 jam 43 menit 29 detik.
Untuk kelas laki-laki 18-39 tahun 168 kilometer, juara pertama diraih Edi Purnomo, disusul Cahya Diputro, dan Azizul Azli Shaari. Sedangkan kelas laki-laki 40-44 tahun, Aryanto menjadi yang tercepat disusul Agus Wilyam, dan Juanto.

Di kelas laki-laki 45-49 tahun, racer Dan Smith menjadi yang tercepat diikuti Peter Collis, dan Abdul Hadi Muchlis. Untuk kelas laki-laki 50-54 tahun, racer Edmasvera Masri menjadi juara disusul Muhammad Rafi dan Marwan.
Sementara di kelas 60-64 tahun, racer senior Tonny Budianto menjadi yang terhebat disusul Fith Dahlan, dan Rosli Tajudin. Dan di kelas 60-64 tahun, racer senior Stepen Stinton menjadi yang tercepat diikuti Imawan Saputra, dan Juhari Ahmad.
Akan halnya dikelas perempuan 18-39 tahun, racer Maya Anggraeni menjadi yang tercepat. Sedangkan dikelas 40-44 tahun, atlet Rosmawati Rodzali meraih juara pertama dan di kelas 45-49 tahun, racer Lucia Megawati tak terkalahkan. Sedangkan di kelas 50-54 tahun, racer senior Amanukarti Resi Oetomo menjadi yang terhebat.
Sebanyak 800 peserta dari 33 negara ini dilepas Kapolda NTB Brigjen Pol Firli, didampingi Danlanud Rembiga Kol Pnb Dodi Fernando, Sekda NTB Dr Rosyadi Sayuti, dan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Eshty Reko Asthuti di depan Holiday Resort, Senggigi, Lombok.
“Kami bangga, Lombok bisa menjadi tuan rumah even GFNY Championship Asia kembali. Selamat bertanding dan selamat menikmati indahnya Pulau Lombok,” kata Rosyadi sebelum pelepasan peserta.
Greating dan ucapan yang serupa juga disampaikan Kapolda NTB. Selaku pemegang tongkat komando, Firli menjamin keamanan para peserta. ”Lebih dari seribu personil kepolisian sudah kami terjunkan untuk mengamankan jalannya lomba. Mulai dari pelepasan sampai finish,” kata Firli dalam bahasa Inggris cukup fasih. (*)

apink alkaff
apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com
http://utarakita.com
Top