You are here
Home > ADVENTURE > Traveler Iran Mulai Berdatangan ke Lombok

Traveler Iran Mulai Berdatangan ke Lombok

MATARAM – Dampak brand Halal Tourism Lombok mulai terlihat. Setelah muslim traveler dari Arab Saudi dan sejumlah negara Timur Tengah lainnya, kini giliran muslim traveler Iran yang mulai berdatangan ke Lombok.

Salah satu tarian penyambutan traveler Iran di Dusun Sade,
Salah satu tarian penyambutan traveler Iran di Dusun Sade,

Sebanyak 10 traveler Iran ini berlatar belakang pebisnis hotel dan agen perjalanan. Yang nantinya diharapkan bisa membuka paket liburan wisatawan Iran untuk datang ke Lombok.

Kedatangan rombongan pebisnis wisata Iran ini disambut sejumlah pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB di Bandara International Lombok.

Awalnya, rombongan Iran yang didampingi tiga staf diplomat KBRI untuk Iran ini mengunjungi Dusun Sade. Dusun Tradisional yang menjadi etalasi budaya, kerajinan tangan, dan atraksi kesenian warga Suku Sasak Lombok Tengah.

Kedatangan traveler Iran ini disambut musik tradisional gendang belek, atraksi presean, dan sejumlah tarian tradisional khas Suku Sasak.

Atraksi presean saat menyambut rombongan traveler Iran di Dusun Sade, Lombok Tengah.
Atraksi presean saat menyambut rombongan traveler Iran di Dusun Sade, Lombok Tengah.

Atraksi para pepadu yang bertarung dengan stik rotan ini cukup mendapat perhatian tamu Iran ini. ‘’Memang, kalau orang Iran ketika mereka keluar negaranya mereka tidak menggunakan pakaian seperti di negaranya,’’ terang Sekertaris III Kedutaan Besar Republik Indonesia, Baiq Frida Intan Novia kepada wartawan di Dusun Sade, Lombok Tengah.

Diplomat muda lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Mataram ini menjelaskan, belakangan ini kunjungan wisatawan Iran ke Indonesia  mengalami peningkatan cukup bagus. ‘’Tahun 2015 lalu, ada 5.100 visa dikeluarkan KBRI di Teheran. Sebanyak 4.200 diantaranya adalah visa wisatawan,’’ jelas Novi, sapaan akrabnya.

Baiq Frida Intan Novia, Diplomat Muda asal Lombok (batik kuning) saat mendampingi rombongan Iran di Sade, Lombok Tengah.
Baiq Frida Intan Novia, Diplomat Muda asal Lombok (batik kuning) saat mendampingi rombongan Iran di Sade, Lombok Tengah.

Dibanding 2015 lalu sambung Novi, pada 2016 ini KBRI di Teheran mengeluarkan 7.700 visa. Sebanyak 6.300 adalah visa wisatawan. ‘’Dulunya, wisatawan Iran lebih banyak berlibur ke Turki dan Thailand. Sekarang ada pergeseran, wisatawan Iran mulai banyak yang berlibur ke Bali dan Lombok,’’ ungkap cewek berkacamata ini.

Biasanya jelas Novi, wisatawan Iran itu berlibur di bulan Agustus, September, dan November. Atau menjelang dan sesudah tahun baru Iran sekitar bulan Maret. ‘’Iran itu punya tahun baru sendiri,’’ kata Novi menebar senyuman.

Wisatawan Iran itu sambung Novi, suka wisata alam. ‘’Mereka cari pantai dan desa-desa wisata,’’ pungkasnya.

Setelah mengunjungi dusun tradisional Sade, rombongan traveler Iran ini melanjutkan perjalanan dan menginap di Novotel, Kuta, Lombok. Selanjutnya, akan dijamu makan malam di Senggigi. Keesokan harinya, traveler Iran ini akan melancong ke Gili Trawangan. (*)

 

 

 

apink alkaff
apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com
http://utarakita.com
Top