You are here
Home > NTB > Tujuh Hal Unik dari Pelantikan Tujuh Pemimpin Baru

Tujuh Hal Unik dari Pelantikan Tujuh Pemimpin Baru

17 Februari ini akan menjadi hari bersejarah bagi tujuh kabupaten dan kota madya di Nusa Tenggara Barat. Baik itu bagi para bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota, maupun bagi rakyatnya.

Ketujuh daerah yang pemimpinnya dilantik tersebut adalah Kota Mataram dengan Wali Kota H Ahyar Abduh dan Wakil Wali Kota H Mohan Roliskana, Kabupaten Lombok Utara Bupati H Najmul Akhyar dan Wakil Bupati Sarifuddin, dan Kabupaten Lombok Tengah Bupati H Suhaili Fadil Tohir dan Wakil Bupati H Lalu Pathul Bahri.

Untuk Pulau Sumbawa ada empat pemimpin, yakni Kabupaten Sumbawa dengan Bupati H M Husni Djibril dan Wakil Bupati H Mahmud Abdullah, Kabupaten Dompu dengan Bupati H Bambang M Yasin dan Wakil Bupati Arifuddin.

Sedangkan dua kabupaten lainnya Kabupaten Bima dengan Bupati Hjh Indah Damayanti Putri dan Wakil Bupati Dahlan M Noer. Bupati Sumbawa Barat Musyafirin dan Wakil Bupati Fud Syaifuddin.

Selain menjadi hari bersejarah bagi para pemimpin terpilih, hari ini NTB juga juga mengukir sejarah baru. Berikut tujuh hal unik dari pelantikan tujuh pemimpin daerah di NTB ini:

  1. Pelantikan serentak dan ramai

Tidak saja di NTB, pelantikan para pemimpin terpilih secara serentak ini juga menjadi sejarah baru di seluruh Indonesia. Alhasil, suasana di hotel tempat pelantikan digelar maupun di luar dipenuhi ribuan masyarakat. Tentu, sebagian besar masyarakat yang datang dari Bima, Sumbawa, Mataram, Lombok Tengah, dan Lombok Utara ini tidak bisa masuk ke arena pelantikan.

Hj Indah Damayanti Putri, Bupati Perempuan Pertama di NTB.
Hj Indah Damayanti Putri, Bupati Perempuan Pertama di NTB.
  1. Hj Indah Damayanti Putri menjadi bupati perempuan pertama di NTB.

Dari ketujuh pemimpin daerah yang dilantik tersebut, Bupati Kabupaten Bima adalah yang paling istimewa. Betapa tidak, Indah Damayanti telah menoreh sejarah sebagai Bupati perempuan pertama di NTB.

  1. Pelantikan digelar di hotel

Pelantikan tujuh kepala daerah di NTB yang digelar di Hotel Lombok Raya ini juga merupakan cerita baru bagi masyarakat NTB. Karena biasanya, pelantikan selama ini digelar di aula atau di lapangan pemda setempat.

  1. Pengamanan ekstra ketat

Pengamanan ekstra ketat juga mewarnai arena pelantikan. Selain mengerahkan ribuan personil, Polda NTB juga memblokir arus lalu lintas di sekitar hotel tempat pelantikan digelar. Tidak itu saja, di depan arena pelantikan juga dihiasi kawat-kawat berduri.

  1. Pesta rakyat di tujuh kabupaten/kota

Ketika para pemimpin baru ini dilantik, pesta rakyat di tujuh daerah juga digelar. Selain untuk memberikan ruang kepada rakyat atas dilantiknya pemimpin baru, pesta rakyat ini juga digelar agar masyarakat tidak berbondong-bondong menghadiri lokasi pelantikan.

Undangan di arena pelantikan tujuh kepala daerah di Hotel Lombok Raya.
Undangan di arena pelantikan tujuh kepala daerah di Hotel Lombok Raya.
  1. Pelantikan hanya dihadiri pejabat dan kalangan tertentu

Arena pelantikan tujuh kepala daerah baru ini benar-benar dihadiri kalangan pejabat. Paling rendah sekelas kepala bagian. Selain politisi, ballroom Hotel Lombok Raya ini diisi Muspida dan kalangan tertentu.

  1. Jalannya pelantikan berjalan aman dan tertib

Pelantikan tujuh kepala daerah ini dihadiri ribuan warga dan digelar di hotel tengah kota. Syukurnya, jalannya pelantikan kepala daerah serentak pertama di NTB ini berjalan aman dan tertib. (*)

Apink Alkaff

UTARAKITA
UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda
Top