You are here
Home > ADVENTURE > Uighur, Suku Tempat Lahirnya Wanita Cantik yang Tertindas

Uighur, Suku Tempat Lahirnya Wanita Cantik yang Tertindas

Sudah cukup lama para wanita Uighur ini bikin pria seluruh dunia terkagum-kagum. Mereka seperti bola mutiara yang tersembunyi di balik karang. Tidak banyak orang yang tahu tentang fakta dan kecantikan wanita Uighur. Sayangnya, hidup suku Uighur cukup pelik dan tertindas dari yang terlihat. Berikut keunikan suku Uighur, tempat lahirnya wanita cantik yang tertindas.

gadis-uighur1. Wanitanya super cantik

Suku Uighur memang terkenal dengan deretan wanita cantiknya. Meskipun mereka mendiami wilayah China, namun orang-orang Uighur sama sekali tidak mirip dengan penduduk China kebanyakan. Mereka berkulit putih dengan sedikit corak Arab-nya

Beberapa diantaranya terlihat seperti blasteran Asia Timur dan juga Eropa. Menariknya, mata mereka coklat agak kehijauan yang terlihat unik dan berbeda dari orang kebanyakan.

Tak cukup dengan itu, kadang beberapa wanita Uighur juga lahir dengan rambut pirang. Pokoknya, di sini adalah tempat lahir dan kumpulnya wanita-wanita cantik.

 

2. China tapi bukan Chinese

ughur-oneSuku Uighur mendiami wilayah China bernama Xinjiang. Lokasi ini berada di daerah paling utara dan barat Negeri Tirai Bambu. Xinjiang sendiri artinya adalah perbatasan baru. Secara administratif mereka masuk wilayah Republik China walaupun dari kulturnya sangat lain. Di Xinjiang suku Uighur menjadi mayoritas dan hidup berdampingan dengan suku-suku lain, misalnya Kazakh dan Han.

Suku Uighur mungkin memang ber-KTP China namun mereka bukan orang Chinese. Dilihat dari fisiknya, mereka sangat lain dan tidak identik sama sekali dengan orang China kebanyakan. Orang Uighur juga tidak begitu dekat dengan budaya China. Mereka punya perayaan sendiri yang tidak sama. Masalah agama juga demikian, suku Uighur mayoritas memeluk Islam dan berbeda dengan orang-orang China kebanyakan.

Sebelum resmi menjadi bagian dari China, suku Uighur dan Xinjiang berdiri sendiri. Namun pada tahun 1949 daerah mereka diklaim masuk ke dalam China. Hal ini pun membawa dampak munculnya protes besar-besaran. Namun akhirnya pada tahun 1955 Mao Zedong berhasil menyelesaikan ini, lalu Uighur dan Xinjiang akhirnya resmi berada dalam cakupan China.

gadis-cantik-uighur_FI3. Mayoritas muslim dan sikap pemerintah yang buruk

Beberapa waktu lalu Xinjiang sempat menjadi perhatian dunia soal kebebasan beragama di tempat tersebut. Suku Uighur yang mendiami wilayah ini mayoritasnya muslim dan perlakuan pemerintah China sangat buruk terhadap hal tersebut.

Bulan Ramadhan beberapa waktu lalu, gencar diberitakan jika pemerintah China melarang muslim Uighur berpuasa. Hal ini pun menimbulkan kecaman dari berbagai pihak. Namun China berdalih jika hal tersebut hanya isu belaka yang dibesar-besarkan media barat. uighur

Tak hanya soal larangan berpuasa, pada 1990 lalu muslim Uighur dilarang mendirikan masjid dan madrasah. Hal ini berujung konflik yang akhirnya menghasilkan kebijakan Strike Hand, yang mana pemerintah jadi punya hak untuk mengatur segala sesuatu tentang keagamaan di tempat ini.

Tak hanya hal-hal yang berkaitan dengan agama saja, suku Uighur juga dipersulit soal birokrasi. Misalnya saja membuat paspor untuk berhaji yang takkan berjalan mudah. Mereka juga sangat kesulitan mendapatkan pekerjaan. Perusahaan sekitar lebih mempertimbangkan menerima suku Han yang notabene hidup berdampingan Uighur. Tak salah jika akhirnya suku Uighur hingga saat ini masih terus berupaya lepas dari China.

224. Keterikatan kuat antara Uighur dan Turki

Jika dilihat dari sejarahnya, suku Uighur memang sangat erat kaitannya dengan bangsa Turki. Pasalnya, nenek moyang Uighur sendiri memang pecahan dari negara muslim tersebut yang akhirnya mendiami wilayah Xinjiang dan kemudian diklaim China. Jadi sangat tidak mengherankan jika dari fisik orang Uighur memang agak identik dengan Turki.

Mengenai perlakukan China terhadap muslim Uighur, pemerintah Turki juga sangat proaktif. Para warganya pernah tercatat melakukan demonstrasi besar-besaran selama 10 hari karena merasa Pemerintah China telah berbuat tidak adil kepada saudara jauh mereka.

uyghur (7)Begitu pula dengan sikap pemerintah Turki yang secara tersirat mengatakan keberatannya terhadap aksi pemerintah China tersebut. Walaupun akhirnya juru bicara China dengan tegas menolak kabar tersebut.

Cukup miris melihat nasib suku Uighur sekarang. Dipaksa jadi bagian sebuah negara lalu diperlakukan seenaknya. Bahkan ada kabar yang mengatakan aksi tidak benar pemerintah China tersebut sudah berlangsung cukup lama. Kita doakan saja mudah-mudahan keadaan Uighur di Xinjiang bisa terus kondusif dan yang terpenting bisa melakukan aktivitas termasuk ibadah dengan tenang. (*)

Editor: Apink Alkaff
Sumber : Merdeka.com

 

UTARAKITA
UTARAKITA
Portal berita dan petualangan yang menyajikan sudut pandang berbeda
  • Secara Genetika, orang2 Uyghur di Cina Barat Daya memang merupakan “Etnis Blasteran” antara orang Eurasia Barat (Eropa dan Timur Tengah) dengan orang Eurasia Timur (Cina Utara, Cina Barat, Mongolia Luar, Kyrgistan, Kazakhstan dan Pribumi Siberia). Makanya, rata2 rupa fisik dan DNA orang Uyghur dan Cina Barat Daya mempunyai setidaknya 5 – 50% dalam DNA Autosomal mereka. Beberapa dari mereka2 itu membawa garis leluhur Paternitas khas orang Eurasia Barat – Y DNA Hg I*-M170, J*-..?.., J1 dan J2, R1a-M17, R1b-M343, dll.

Top