You are here
Home > HUKUM > Wartawan Anti Isis Dibunuh di Turki – UTARAKITA

Wartawan Anti Isis Dibunuh di Turki – UTARAKITA

UTARAKITA – Pegiat dan pembuat film penentang kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS ditembak mati oleh sejumlah pembunuh di siang hari di Turki.

Naji Jerf, 38 tahun, ditembak pistol dengan peredam suara di Gaziantep, dekat perbatasan Suriah, lapor media Turki.

Jerf adalah sutradara film Raqqa is Being Slaughtered Silently (RBSS), sekelompok wartawan yang menanggung risiko setiap hari karena melaporkan pelanggaran yang dilakukan ISIS.

Ini adalah pembunuhan ke dua anggota kelompok itu dalam beberapa minggu ini, setelah Ahmad Mohammed al-Mousa dibunuh di Suriah.

Jerf adalah pengecam keras ISIS. Dia menyutradarai dua film dokumenter baru-baru ini tentang kelompok itu. Yang pertama tentang pembunuhan para pegiat Suriah di Aleppo, film keduanya tentang pekerjaan yang dilakukan RBSS.

Dia juga menjadi ayah dua anak perempuan. Seorang teman Jerf mengatakan keluarga pembuat film itu telah diberikan suaka di Prancis dan dijadwalkan akan mengunjungi Paris minggu ini.

Selain pekerjaannya dengan RBSS, Jerf juga menjadi pemimpin redaksi Hentah, sebuah majalah Suriah yang melaporkan “kehidupan sehari-hari warga Suriah”, demikian menurut situs internet penerbitannya.(*)

Sumber: BBC Indonesia

 

apink alkaff
apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com
http://utarakita.com
Top