You are here
Home > ADVENTURE > Wisata Militer, Warna Baru Pariwisata Lombok Sumbawa

Wisata Militer, Warna Baru Pariwisata Lombok Sumbawa

Mataram – Puluhan kapal perang mancanegara bakal ramaikan perairan  Lombok 4 – 9 Mei 2018. Rencananya, sekitar empat ribu personel angkatan laut dunia bakal menghadiri Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018. Berwisata ala militer ini dipastikan akan memberikan warna baru pariwisata Lombok – Sumbawa.

Komandan Gugus Tempur Laut Armatim, Laksamana Pertama TNI Rachmad Jayadi menjelaskan, sejauh ini baru 14 negara yang sudah menyatakan kesiapannya mengirimkan kapal dan pasukannya untuk bergabung dalam MNEK Komodo 2018 di Lombok. Masing-masing negara mengirim satu atau dua kapal perang. “Nanti, pada Maret 2018, kita baru bisa tahu pasti jumlah peserta yang ikut,” jelas Rachmad usai rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB di Hotel Grand Legi, Mataram, NTB, Selasa (6/2).
Sebelumnya, even serupa digelar di Batam, Kepri dan Padang, Sumatera Barat. Tujuannya, untuk sama. Menunjukkan eksistensi Angkatan Laut dalam menjaga dan mengamankan perbatasan negara Republik Indonesia. “MNEK ini merupakan kegiatan noncombatan. Kegiatan ini lebih pada latihan diplomasi angkatan laut antarnegara di wilayah perbatasan.
Disamping itu kata Rachmad, MNEK bertujuan meningkatkan kerja sama diplomasi maritim antarnegara untuk memperkuat poros maritim dunia.
Yang tidak kalah pentingnya, MNEK ini digelar untuk mengenalkan pariwisata Nusa Tenggara Barat. Juga sebagai media akulturasi budaya antarnegara peserta. “Kegiatan ini juga akan menjadi media promosi sektor pariwisata Lombok – Sumbawa,” ujarnya.
MNEK 2018 sambung Rachmad, juga meliputi inspeksi kapal dan latihan bersama angkatan laut negara-negara peserta dalam menangani kejadian bencana di laut dan penanganan aksi perompakan ataupun terorisme di laut.
“MNEK 2018 juga akan melakukan sejumlah kegiatan sosial, seperti perbaikan jalan desa, fasilitas ibadah, dan sarana MCK. Tidak itu saja, salah satu kapal perang peserta mempunyai fasilitas sekelas rumah sakit. Nantinya, kapal rumah sakit ini akan mengadakan pengobatan gratis di Pelabuhan Carik, Bayan, Lombok Utara.
Adapun kegiatan lain yang akan dilaksanakan Satgas MNEK adalah, kirab kota, Mataram Komodo Fleet Run, fun bike, program kuliner, culture performance, demo pesawat udara, joy sailing, kemah pesisir, transplantasi terumbu karang, penenggelaman prasasti, dan city tour.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal mengatakan, hadirnya ribuan personel angkatan laut dunia ini merupakan momen yang sangat baik bagi promosi wisata daerah. Untuk itu, Faozal mengingatkan agar semua pihak bersiap menyambut kedatangan ribuan personil angkatan laut dunia ini.
Dijelaskan Faozal, ribuan personel AL mancanegara ini akan mendatangi sejumlah destinasi wisata di Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, dan Kota Mataram. Mulai dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pantai Senggigi di Lombok Barat, tiga gili di Lombok Utara, dan situs-situs bersejarah di Kota Mataram. “Tentu, kegiatan ini sangat strategis untuk promosi wisata kita di NTB,” kata Faozal.(*)
Apink Alkaff Nicolas Meloche Womens Jersey

apink alkaff
Tentang penulis: Lahir di Mambalan, Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Pernah bekerja sebagai wartawan Lombok Post selama 10 tahun (2002-2012). Juga pernah menjadi kuli tinta di Jawa Pos News Network (2007-2008). Sempat juga menjadi jurnalis LKBN Antara Mataram (2015). Dan kini, menulis di Utarakita.com
http://utarakita.com
Top